Butuh Dewi Fortuna

NEW MALANG POS, JAKARTA – Arema FC belum juga mendapatkan kemenangan hingga pekan keempati BRI Liga 1 2021/2022. Tim asuhan Eduardo Almeida tersebut kembali gagal menang Sabtu (25/9) pekan lalu, setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan PSIS Semarang di Stadion Madya Senayan, Jakarta.

Arema FC seolah dijauhi dewi fortuna untuk mendapatkan tiga angka, padahal sudah mendominasi permainan, menguasai serangan, namun tak kunjungan mendapatkan kemenangan.

Mengusung misi menang, tim Singo Edan tak bisa mengkonversi peluang menjadi gol. Bahkan, tampil menyerang sejak awal pertandingan, tak mampu diubah menjadi gol kemenangan oleh Carlos Fortes dkk. Bahkan, untuk kali pertama di musim ini, Arema FC gagal mencetak gol. Semua buntu, hanya peluang tak berujung gol.

Selepas laga, Pelatih Arema FC Eduardo Almeida mengatakan timnya sudah menjalani game yang bagus. Pemain sudah memberikan kemampuan terbaiknya, namun tak ada satu pun gol tercipta, dari sekitar 6-7 kesempatan sepanjang laga.

Baca Juga :  Vaksinasi Kota Malang Tetap Jalan di Bulan Puasa

“Tentang game lawan PSIS kami membuat pertandingan yang bagus. Kami membuat banyak peluang. Semua memberikan kemampuan terbaik, membuat peluang gol dan segala macam,” ujar dia.

Namun, dewi fortuna masih belum berpihak pada Arema FC. PSIS Semarang yang memilih bermain bertahan pun sukses membuat skor kacamata dan memperpanjang rekor tak terkalahkan dari Arema FC selama enam pertemuan terakhir. Bahkan, di kompetisi musim ini Tim Mahesa Jenar juga masih belum tersentuh kekalahan. “Seperti itulah sepak bola. Kadang tak ada keberuntungan,” tegas dia.

Baca Juga :  Semangat Grow and Glow

Menurutnya, membuat peluang adalah hal yang sulit. Sehingga, dengan banyaknya chance tersebut, Eduardo Almeida terlihat memaklumi hasiln tanpa gol tersebut. “Menurut saya membuat peluang adalah hal yang sulit. Kita sudah membuatnya, hanya untuk memasukkan gol ke gawang itu yanag sulit,” tandas dia.

Sementara itu, Gelandang Arema FC Hanif Sjahbandi mengakui bila gagal menang bukanlah target timnya. Sebab, mereka butuh kemenangan untuk mengembalikan rasa percaya diri melalui laga-laga berikutnya. “Jujur, ini bukan hasil yang kami harapkan. Kemenangan mutlak target dalam pertandingan (lawan PSIS),” ujarnya.

Pemain berusia 24 tahun itu mengakui, target yang dipatok timnya masih sangat jauh. Bahkan, sebelumnya Pelatih Eduardo Almeida menegaskan bila di setiap laga Arema FC harus mendapatkan kemenangan.

Baca Juga :  Kurang Uji Coba

“Target kita, jauh dari ini. Jadi kami harus belajar dari pertandingan ini dan tiga laga sebelumnya untuk menghadapi laga selanjutnya,” ucap pemain kelahiran Bandung tersebut.

Hanif mengakui, timnya kini mendapatkan tantangan untuk segera mendapatkan kemenangan saat melawan Persipura, Rabu (29/9) lusa. Caranya, tentu saja harus bisa mencetak gol. Tidak seperti dalam laga lawan PSIS, hanya membuat peluang tanpa adanya gol.

“Ini tantangan yang membuat kita harus semakin termotivasi untuk segera melewatinya. Kami ingin menang dan kami akan kerja keras mencetak gol,” tandas dia.

Di musim ini, Arema FC harus menahan ambisinya meraih kemenangan hingga pekan ke-4. Bersama dengan Barito Putera, kini anak asuh Almeida tersebut belum sekalipun mendapatkan hasil menang melawan lawan-lawannya. (ley)

artikel Pilihan