BPJS Ketenagakerjaan Kota Batu, Catat 11.646 Tenaga Kerja Aktif

11
PERLINDUNGAN: Pekerja aktif di seluruh badan usaha di Kota Batu wajib diikutkan peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan dan perlindungan kerja.(NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

KOTA BATU, NewMalangPos – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Batu mencatat ada 11.646 tenaga kerja aktif yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Batu per hari ini.

Jumlah tenaga aktif tersebut masuk dalam empat program seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

 Hal itu disampaikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Batu, Heru Siswanto.

“Hingga saat ini ada 11.646 tenaga kerja aktif dari total 802 badan usaha yang ikut dalam empat program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Angka tersebut naik dari total kepesertaan hingga Desember tahun 2020 sekitar 11.300 tenaga kerja aktif,” ujar Heru kepada New Malang Pos, Jumat (19/3) siang ini.

Pada tahun ini, BPJS Ketenagakerjaan Kota Batu menargetkan 10 ribu tenaga kerja aktif dari untuk bisa ikut dalam program tersebut. Dari total 225 badan usaha yang ada di Kota Wisata Batu. 

“Lebih banyak perusahaan yang ikut adalah perusahan besar seperti JTP Group. Kemudian mini market seperti Alfamart dan Indomaret. Sedangkan untuk badan usaha yang belum mengikutkan pekerjanya dalam BPJS Ketenagakerjaan lebih banyak adalah badan usaha mikro seperti pertokoan,” bebernya.

Untuk mencapai target agar pekerja aktif di Kota Batu ikut dalam BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya akan menggandeng Disnaker dan juga OPD lainnya seperti Diskumdag yang berjejaring dengan pelaku UMKM. Dengan begitu pelaku usaha aktif di Kota Batu secara bertahap akan ikut dalam BPJS Ketenagakerjaan. (eri/ley)