BPF Malang Berbagi, Bantu Korban Gempa 3,5 Ton Beras dan 8 Ton Semen

4
SIMBOLIS: Pimpinan Cabang BPF Malang, Andri menyerahkan bantuan gempa melalui Wali Kota Malang, Sutiaji.(MARGA/NEW MALANG POS)

MALANG, NewMalangPos – PT. Bestprofit Futures (BPF) Malang melaksanakan program BPF Berbagi Peduli Korban Gempa Bumi di Malang, Kamis (15/4) pagi. Program tersebut, bekerjasama dengan Pemkot Malang. Bantuan kemanusiaan yang diberikan cukup besar.

Berupa 3,5 ton beras dan 8 ton semen. “Semen untuk membangun kembali hunian atau tempat tinggal serta prasarana umum yang rusak akibat gempa Sabtu (10/4) lalu,” tutur Andri, Pimpinan Cabang BPF Malang kepada New Malang Pos.

Seluruh bantuan itu, diserahkan kepada Pemkot Malang, yang diterima oleh Wali Kota Malang, Sutiaji di halaman Balai Kota Malang. Andri mengatakan bila gempa yang terjadi, meninggalkan beban dan luka yang dalam bagi warga utamanya Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.

“Merespons hal ini, kami bekerjasama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, bersinergi menyalurkan bantuan kepada korban gempa. Khususnya Pemkot Malang sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan,” tegas dia.

Pria ini juga mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan yakni murni dari sumbangan seluruh karyawan BPF Malang. “Mungkin tidak seberapa tapi diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah gempa ini,” tutupnya.

Sementara itu, Walikota Sutiaji sangat bangga dan apresiasi terhadap BPF Malang yang sudah bergerak cepat memberikan bantuan untuk korban gempa. “Mewakili Pemkab Malang dan Lumajang, serta Pemkot Malang, kami apresiasi peran aktifnya,” ujar dia.

Sutiaji mengungkapkan, bahwa seluruh bantuan kemanusiaan akan segera disalurkan ke sejumlah titik wilayah bencana yang terdampak paling parah di Kabupaten Malang. “Antara lain kecamatan Turen, Dampit hingga di daerah Ampelgading,” tambah pria asal Lamongan itu.

“Kami berterimakasih atas aksi peduli yang tulus oleh semua pihak dalam membantu pemulihan pasca bencana khususnya di wilayah Malang Selatan. Dengan saling bahu membahu dan bekerjasama, kami yakin pemulihan akan terjadi lebih cepat dan warga kembali hidup normal,” tutupnya. (mar)