Bobol Toko Pakan Hewan, Terekam Kamera CCTV

PENCURIAN: Toko pakan hewan yang menjadi sasaran pencuri. Dan potongan video CCTV yang merekam pelakunya.(NMP-M PRASETYO)

MALANG – Video seorang pria viral di media sosial. Setelah rekaman CCTV aksi pencurian yang dilakukannya tersebar. Kejadiannya di Dusun Karangjati Desa Ardimulyo Kecamatan Singosari, pada Jumat (20/8) lalu.

Pria yang usianya sekitar setengah abad itu, mencuri tiga tabung elpiji. Ukuran tiga kilogram. Tabung gas itu dicuri dari toko pakan hewan milik Sri Sunarmi.

Dari rekaman CCTV, pelaku ini terbilang nekat. Karena aksinya dilakukan siang bolong dan di lokasi yang ramai. Selain itu pelaku beraksi seorang diri, mengendarai motor Honda Vario warna merah.

Baca Juga :  Tetap Koordinasi Dinkes

Pemilik toko mengatakan, pelaku beraksi sekitar pukul 10.30. Saat kejadian toko dijaga oleh korban serta suaminya, Burhan. Namun bersamaan itu, mereka sedang melayani pembeli lain.

“Kejadiannya sebelum orang salat Jumat. Pelaku datang dari arah barat langsung ke toko bagian samping. Saya kira mau ambil pakan hewan, tetapi langsung keluar membawa tabung LPG,” terang Sri Sunarmi kepada New Malang Pos, Minggu (22/8).

Diakuinya bahwa pencurian berlangsung cepat. Diduga pelaku sudah merencanakan sebelumnya. Termasuk sudah mengawasi kondisi sekitar toko.

Baca Juga :  Korupsi Bansos, Pejabat Gunakan Beli Sapi Kurban

Tak lama setelah pelaku kabur, korban lantas mengecek CCTV. Diketahui bahwa pelaku mencuri tiga tabung LPG. Dari rekaman CCTV, terlihat jelas wajah serta ciri-ciri pelakunya.

Memakai topi, menggunakan kaos lengan panjang warna biru muda serta celana gelap. Diyakini bahwa pelaku berdomisili tidak jauh dari lokasi kejadian. “Setelah mencuri dia langsung kabur ke arah timur,” katanya.

Kapolsek Singosari Kompol Octa Panjaitan dikonfirmasi, mengaku belum mendapat laporan dari korban. Namun demikian dia membenarkan ada video pencurian yang viral di media sosial.

Baca Juga :  Kesulitan Cari Tanah Harga Murah

Mantan Kapolsek Kromengan ini, menegaskan bahwa kejadian pencurian yang viral itu tetap ditindaklanjuti sembari menunggu laporan dari korban.

“Kami berharap ada laporan dari korban sehingga bisa kami tindaklanjuti lebih jauh. Selain itu kami berpesan pada warga untuk lebih waspada,” papar Octa Panjaitan.(tyo/agp)

Pilihan Pembaca