BK SMK PIM Gelar Webinar Penguatan Kesehatan Mental

KUAT: SMK PIM menggelar webinar penguatan kesehatan mental untuk siswa, guru dan orang tua.(IST/NEW MALANG POS)

MALANG, NewMalangPos – Bimbingan Konseling (BK) SMK Putra Indonesia Malang (PIM) menggelar webinar untuk peserta didik, guru atau orang tua. Temanya adalah Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi Covid-19.

Kegiatan dilaksanakan secara daring via zoom bermitra dengan Pengabdian Masyarakat – Sekolah dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Narasumber yang hadir, kompeten di bidang kedokteran jiwa dan kedokteran anak.

Kepala SMK PIM, Atik Dina Fitria, S.Pd., M.Pd mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi pandemi Covid – 19 yang sudah berlangsung sekitar 1,5 tahun. “Pesertanya adalah siswa, orang tua kelas X, XII dan XII serta guru,” kata dia.

Baca Juga :  Hebat, Siswa SMP Insan Amanah Juara 1 Cerpen EUPHORIA 2021

Menurut wanita yang memimpin di sekolah yang memiliki dua kompetensi keahlian Kimia Industri dan Farmasi itu menegaskan, pandemi cukup membuat banyak perubahan yang juga terjadi di dunia pendidikan. Seperti sekolah secara daring.

“Ini yang menjadi tantangan cukup berat bagi peserta didik, guru, maupun orangtua. Sekolah daring cukup lama, berdampak pada menurunnya motivasi belajar, kedisiplinan karena perubahan jam belajar, sulit memahami materi pelajaran, kurangnya fasilitas berbasis teknologi dan internet, serta interaksi terbatas dengan teman,” ujar dia.

Baca Juga :  Optimalkan Hasil Tangkapan Ikan Mahasiswa UM Ajari Cara Buat Lampu Celup

Atik, sapaannya, menambahkan bila sekolah daring juga meningkatkan tuntutan pekerjaan dan emosional bagi guru, yang dalam waktu lama dapat menimbulkan sindrom burn out, yaitu kondisi stres berat yang dipicu pekerjaan dan berpengaruh kepada kualitas mengajar guru dan motivasi peserta didik dalam belajar.

“Pada masa sekolah daring, orang tua juga harus merangkap menjadi guru sekaligus pendamping di rumah. Tanpa pola asuh dan komunikasi yang baik antar orang tua dan anak, tentu juga perkembangan psikososial remaja tidak akan berjalan baik,” tandasnya.

Koordinator BK, Debora Irawati, S.Psi. menambahkan kegiatan ini dilakukan agar peserta didik memiliki kepedulian dan kesadaran diri untuk menjaga dan mengupayakan kesehatan mentalnya, performa dan prestasi peserta didik dalam sekolah daring lebih maksimal.

Baca Juga :  Gali Ilmu Keredaksian, Ditayangkan ke Seluruh Tanah Air

Tiga dokter yang menjadi pemateri yaitu dr. Dyahris Koentartiwi, Sp. KJ (K), dr. Ery Olivianto, Sp.A (K) dan dr. Ariani, Sp. A (K) menyajikan materi yang sangat menarik. Mulai internet addiction and substance use disorder in adolescene, teacher burn out, mindfulness and relaxation training, cardiometabolic risk in children and adolescene during pandemic Covid-19. (mar/nmp)

artikel Pilihan