Sekdaprov: Kurangi Kebiasaan Nongkrong dan Kumpul-kumpul

SURABAYA – Kebiasaan masyarakat nongkrong dan kumpul-kumpul, sebaiknya mulai dikurangi. Bahkan, perlahan mulai dihilangkan menyusul masih tingginya sebaran Covid-19 di Jatim.
‘’Prinsipnya, sekarang kita coba mengubah mindset bersama yang tidak biasa menjadi biasa. Sebaliknya, yang biasa menjadi tidak biasa,’’ kata Heru Tjahyono, Sekdaprov Jatim saat meresmikan Pelabuhan Tanjung Perak menjadi Pelabuhan Tangguh di Jatim, akhir pekan ini.
Disebutkan dia, mengubah kebiasaan perlu usaha dalam diri masing-masing masyarakat. Termasuk membiasakan melakukan hal yang tidak biasa menjadi sebuah habit baru.
‘’Yang biasa kumpul-kumpul atau biasa nongkrong jadi tidak biasa. Karena tidak bisa kumpul. Yang biasanya tidak biasa menggunakan masker jadi biasa menggunakan masker,’’ ujar mantan Bupati Tulungagung ini.
Sebenarnya, lanjut Heru, kebiasaan normal baru berkaitan protokol kesehatan mudah dilakukan. Syarat utamanya mindset dirubah pada pola tatanan normal baru yang saat ini dibutuhkan. Diantaranya mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta physical distancing.
‘’Jadi mindset kita harus sudah berubah,’’ kata Heru dengan berpesan agar masyarakat menghilangkan stigma negatif pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Karena stigma buruk dapat berdampak buruk bagi mereka dan keluarganya.
‘’Stigma untuk korban Covid harus uga dilupakan. Bagaimanapun stigma ini, ada yang, mohon maaf meninggal (pasien positif Covid-19), ini stigma covid sudah langsung kemana-mana,’’ pintahnya.
Sementara itu, Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo di acara yang sama menyebutkan, pembagian masker akan terus dilakukan di berbagai lokasi strategis, dan pusat keramaian.
‘’Di manapun tempat kita nggak lepas dari masker. Ingat masker. Kita bersama-sama hari ini mengajak masyarakat melakukan kegiatan menyadarkan diri, selalu bermasker,’’ katanya. (has)

MASKER GRATIS: Penumpang kapal yang turun di pelabuhan Gapura Surya Tanjung Perak Surabaya, langsung diberik masker Heru Tjahyono untuk menekan sebaran Covid-19 di Jatim. (Foto: NMP-HARY SANTOSO)