new malang pos
Tingkat hunian di Whiz Prime Hotel Kota Malang turun drastis saat mulai dilakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 11 Januari. (NMP-IPUNK)

NewMalangPos, MALANG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Malang mulai berdampak kepada pelaku usaha perhotelan. Salah satunya Whiz Prime Hotel yang mengaku mengalami penurunan drastis dari tamu hotel yang memesan kamar.

“Tentunya sangat berimbas kepada tingkat hunian kamar. Secara data selama pandemi bisa 40 persen, sekarang kondisi 10 persen. Memang sangat berdampak hunian kamar hotel kami. Jumlah keseluruhan 155 kamar hanya 15 kamar rata-rata terisi,” kata General Manager Whiz Prime Hotel Malang, Azis Sismono kepada New Malang Pos, Rabu, (13/1) kemarin.

Azis mengatakan, kondisi ini terjadi dimungkinkan karena sosialisasi yang kurang kepada masyarakat. Akibatnya calon konsumen mengalami kebingungan.

“Sosialisasinya sepertinya terlalu mepet waktu, tidak ada perencanaan dari awal seperti apa. Market akhirnya bingung tidak ada kepastian. Awal awal PSBB khawatirnya ragu perjalanan, terakhir PPKM,” ungkapnya.

Oleh karenanya, dia harus  berusaha memutar otaknya agar penurunan okupansi tidak terus terjadi. Salah satunya dengan memberikan harga promo.

“Siasat penurunan okupansi harga promo dengan harga sangat terjangkau penambahan benefit bagi tamu untuk menginap. Harga kamar sangat dinamis, kalau dilihat okupansi ada kenaikan diiringi kenaikan harga kamar. Pemotongan harga kamar dibanding harga masa pandemi kemarin 50 persen,” jelasnya.

Sementara itu, kesadaran masyarakat untuk kepatuhan peraturan pemerintah masih perlu ditingkatkan lagi. Hal tersebut terlihat dari hasil operasi gabungan TNI Polri dan Satpol PP yang kembali menegur sebanyak 8 usaha yang masih buka hingga diatas pukul 20.00 WIB.

“Jumlah pelanggar dan penindakan yang dilakukan untuk himbauan atau peringatan lisan ada 8 titik,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Malang, Drs. Priyadi, MM., kepada New Malang Pos.

Priyadi menjelaskan dari kedelapan pelanggar PPKM pada operasi gabungan tersebut, ada 5 tempat usaha yang diberikan peringatan tertulis atau Berita Acara Perkara. (ian/aim)