Peduli Bencana, JNE Gratiskan Biaya Pengiriman Bantuan

NewMalangPos, MALANG – Peduli bencana alam pada beberapa wilayah di Indonesia, JNE ajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk menyumbangkan beragam barang yang diperlukan korban bencana banjir bandang, tanah longsor, dan gempa bumi lewat program JNE Peduli Bencana. Tak hanya itu, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman dan logistik itu juga gratiskan biaya pengiriman bantuan.

VP of Marketing JNE, Eri Palgunadi mengatakan peristiwa bencana alam ini menggugah JNE untuk memberikan bantuan dengan kapabilitas yang dimiliki sebagai perusahaan distribusi. “Awal tahun 2021, Indonesia kembali mendapatkan ujian dengan berbagai bencana alam di beberapa wilayah di Indonesia, yang mengakibatkan kerusakan baik infrastruktur hingga menyebabkan korban jiwa. Saat ini bencana yang sudah terjadi berada di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan  dengan jumlah korban meninggal 15 orang serta 39 ribu warga terpaksa mengungsi akibat banjir bandang. Disusul dengan adanya gempa bumi yang meluluhlantahkan Provinsi Sulawesi Barat tepatnya di Kab. Mamuju dan Kab. Majene dengan kekuatan 6,2 skala richter yang merenggut 56 nyawa korban yang meninggal dunia dan ribuan warga terpaksa mengungsi untuk mendapatkan pertolongan. Di wilayah lain longsor melanda Kabupaten Sumedang yang ada di Provinsi Jawa Barat, tercatat sebanyak 25 orang yang meninggal dunia, sehingga bencana alam ini mengakibatkan dampak duka yang mendalam dan kerugian besar materil dan imateril  yang dialami oleh saudara-saudara kita,” ungkap Eri.

Adapun program JNE Peduli Bencana ikut membantu meringankan beban para korban dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengirimkan bantuan. “Mulai tanggal 21-31Januari 2021 pengiriman dengan berat maksimal 10 kg per kiriman, maksimal 5 kiriman per pengirim, tidak berlaku untuk pengiriman makanan basah, mudah busuk dan cairan dapat disalurkan melalui Posko Bencana Kantor Cabang Utama JNE di seluruh Indonesia. Barang-barang bantuan ini akan ditujukan ke Kantor Cabang Utama JNE lokasi bencana (tidak ke alamat pribadi). Saat ini kiriman bantuan difokuskan untuk bencana di wilayah Sumedang – Jawa Barat, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, namun tidak menutup kemungkinan untuk wilayah bencana lainnya,” jelas Eri.

Lebih lanjut, Eri mengungkapkan dengan tagline ‘Connecting Happiness’ yang berarti mengantarkan kebahagiaan, JNE bukan hanya tentang pengiriman paket saja, namun juga dalam berbagai aspek di setiap kehidupan masyarakat. “Ada empat sektor, yaitu SDM, infrastruktur, teknologi informasi, dan lingkungan sekitar yang menjadi perhatian utama perusahaan,” tambah Eri.

Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi JNE atas kepercayaan masyarakat selama ini, JNE juga ikut serta untuk terus melakukan langkah-langkah kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan lingkungan sekitar. Salah satunya yang telah didistribusikan bantuan berupa bahan pangan, pokok, sandang ke posko-posko lokasi bencana alam gempa bumi pada tanggal 17 dan 18 Januari di Kabupaten Mamuju dan Majene Provinsi Sulawesi Barat dengan mendistribusikan kurang lebih sekitar 2 ton lebih yang diangkut oleh armada truk JNE. Selain itu JNE pun juga bekerjasama dengan lembaga Rumah Zakat dan Rumah Harapan Melanie dalam menggalang bantuan untuk kebutuhan masyarakat korban bencana alam.

Eri menambahkan bahwa bantuan akan terus diwujudkan selanjutnya, mengingat kondisi korban yang masih meprihatinkan di beberapa wilayah di Indonesia. “Jalinan yang baik, dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak dan lembaga-lembaga lainnya akan sangat membantu dalam penyaluran bantuan dengan cepat untuk para korban yang tekena dampak bencana alam saat ini,” pungkasnya. (rum)