Nikmati Hidangan ala Timur Tengah

NEW MALANG POS, MALANG-Menikmati hidangan ala Timur Tengah kini tak perlu repot-repot mengunjungi negara asalnya. Cukup datang ke Hookah Lounge yang berada di kawasan Jalan Terusan Candi Mendut Kota Malang ini, maka pecinta kuliner akan disuguhi beragam menu lezat kaya rempah yang diolah secara profesional hingga menghasilkan cita rasa autentik.

Sebelum menikmati hidangan pengunjung akan dimanjakan dengan desain ruangan mulai dari dinding, meja dan kursi hingga lampu gantung khas Timur Tengah. Didominasi oleh warna biru dan emas menjadikan Hookah Lounge memiliki kesan mewah dan elegan, sangat cocok dijadikan latar mengabadikan momen bersama orang terkasih.

Usai puas menikmati keindahan ruangan lounge ini, customer bisa memesan makanan favoritnya. Beberapa menu andalannya yakni mandi rice with lamb dan mandi rice with chicken.

Diungkapkan oleh Chef Hookah Lounge Rukli,  mandi rice with lamb dan mandi rice with chicken memiliki cita rasa khas dan berbeda dibanding tempat lain. Perbedaan tersebut terdapat pada bumbu yang digunakan original Timur Tengah dan kaya rempah.

“Bahan-bahan yang digunakan adalah beras basmati, kaldu kambing, bawang merah besar goreng, lombok ijo, sambal arab, acar timun, kismis, wortel, minyak samin dan bumbu lainnya,” ujar Chef Rukli.

Cara pembuatan mandi rice with chicken terlebih dahulu panaskan minyak samin, masukkan bumbu dan tumis hingga beraroma wangi serta masukkan nasi basmati. Masak hingga tanek dan bumbu meresap ke dalam nasi, lalu tambahkan saffron colour agar nasi memiliki warna kuning alami. Saffron sendiri dikenal sebagai salah satu bumbu dapur kaya manfaat yang keberadaannya sering dijumpai di Timur Tengah.

Chef Rukli memaparkan sebelum nasi basmati dimasak terlebih dahulu harus dilakukan proses perendaman selama kurang lebih 15 menit agar beras mekar dan panjang. Begitu juga dengan ayam pada menu ini terlebih dahulu melalui proses marinasi selama 24 jam agar bumbu meresap maksimal.

“Ayam dimasak dengan tandori, yaitu oven di dalam tanah. Ayak diberi bumbu tandori, komposisi bahannya ada jahe, bawang merah India, onion garlic, lombok merah dan daun ketumbar. Ketika hendak disajikan ke customer ayam dipanggang agar bumbu meresap sempurna,” paparnya.

Mandi rice with chicken dibandrol dengan harga Rp 65 ribu. Satu porsi hidangan ini dijamin kenyang lantaran ayam memiliki ukuran cukup besar dan disajikan bersama dengan taburan bawang India yang digoreng, irisan wortel, daun ketumbar, kismis dan irisan almond.

“Untuk menambah rasa hidangan ini, kami lengkapi dengan acar timun, saos Arab dan sambel ijo,” terang Chef Rukli.

Sementara mandi rice with lamb proses penyajiannya sama dengan mandi rice with chicken. Daging kambing yang digunakan juga dilakukan proses marinasi selama satu hari atau minimal enam jam agar bumbu meresap ke dalam daging. Selain itu perbedaan dengan ayam, daging kambing dimasak dengan cara kuno (karu) selama tiga jam agar tekstur daging lebih empuk.

“Bumbu yang digunakan saat masak karu ini antara lain jingkar, ketumbar, daun bawang merah, bawang putih, jahe dan kapulaga hijau. Daging kambing kami ambil dari Bangil Pasuruan, karena karakter dagingnya lebih lembut,” katanya.

Mandi rice with lamb dibandrol dengan harga Rp 70 ribu per porsi. Jangan khawatir saat menyantap hidangan ini, lantaran daging tidak berbau sehingga tetap nikmat dimakan baik dalam kondisi masih hangat maupun dingin. (lin/jon)