Hotel Tugu Malang Manjakan Tamu dengan Sarapan Mewah

NEW MALANG POS – Penerapan protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru secara ketat menjadi prioritas utama Hotel Tugu Malang. Tak hanya membersihkan kamar secara berkala dan disemprot disinfektan, juga sterilisasi selama 24 jam sebelum kamar digunakan kembali.

Pengaturan jarak serta pengurangan kapasitas hotel diberlakukan dalam displin protokol kesehatan. Jaminan kesehatan dan kenyamanan bagi para tamu semakin lengkap dengan hadirnya banyak penawaran beragam. Tawaran itu memberikan pengalaman menginap dan bersantap menjadi momen mengesankan. Mulai  paket Away From East Java, para tamu dapat menginap dua malam. Keuntungannya bisa mendapat sarapan mewah, afternoon tea dilengkapi kue-kue tradisional.

“Pengalaman bersantap di sini bisa dinikmati tamu yang menginap dan bukan. Ketika berada di area restoran tamu tidak perlu khawatir, sebab jarak antar meja sudah diatur sedemikian rupa hingga terpenuhi jarak minimal 5 meter,” ujar Director of Communications Hotel Tugu Malang, Pratiwi Sasotya.

Dijelaskannya, Paket tersebut juga sudah termasuk makan malam istimewa. Berlaku untuk dua orang dewasa dan dua tamu anak private hotel tour. Bagi tamu yang ingin berinvestasi kamar, bisa memilih paket Book Now Stay Later yang dapat dibeli hingga akhir Maret 2021 dengan masa menginap sampai 30 April 2022.

Untuk melengkapi bersantap para tamu dapat memilih private class The Art of Fine Dining, tamu bisa belajar table manner. Ke depan pengalaman tersebut akan bermanfaat ketika menghadiri jamuan keluarga, bisinis,  jamuan keluarga dan lain sebagainya.

Uniknya, tamu bakal dimanjakan dengan table setting elegan, sajian Wagyu steak premium dan ragam pilihan makanan lainnya total mencapai 200 puluhan mulai dari masalah Indonesia, Cina, Indochina hingga Eropa. Mereka bisa mengambil kelas The Art of Fine Dining bersama keluarga, teman maupun orang tercinta.

“Dalam kelas ini tamu bisa mengetahui penggunaan alat makanan yang benar, cara menata, postur tubuh hingga penggunaan serbet untuk penyeka mulut. Harapannya agar seseorang bisa menunjukkan ragam sikap secara tepat dan elegan di meja jamuan,” terang Tya, sapaan akrabnya. (lin/aim)