Harga Emas Tembus Rp 1 Juta, Minat Masyarakat Meningkat

NEW MALANG POS – Emas sedang naik daun. Sejak satu pekan terakhir, harga per gram emas lebih dari Rp 1 juta. Meski harga naik, justru membuat warga untuk berinvestasi semakin melonjak. Di Toko Emas Permata Jaya Malang misalnya, sebelum pandemi Covid-19 hanya mampu menjual 50-70 gram per bulan. Sejak Juni hingga Agustus 2020 ini khusus Antam penjualannya melejit di kisaran 500 gram.

Owner Toko Emas Permata Jaya Mochamad Alfan Chariri mengatakan, harga emas Antam di butiknya Rp 1.028.000 sedangkan harga jualnya di angka Rp 1.050.000 – Rp 1.060.000 per gram. Di gerainya tersebut masyarakat lebih banyak membeli Antam dan lebih banyak menjual perhiasan.

“Peminat Antam meningkat terutama di bulan-bulan ini karena masyarakat sekarang sudah melek emas. Mereka lebih paham bahwa emas itu safe haven untuk simpanan masa depan,” ujar Alfan.

Dikatakannya, meningkatnya peminat Antam mulai terlihat pada Juli lalu ketika harga di kisaran Rp 900 ribu. Meningkat lebih dari 60 persen dibanding sebelum adanya Covid-19. Bahkan Toko Emas Permata Jaya yang sebelumnya jarang stok Antam. Lantaran banyaknya permintaan sejak Juli mulai stok Antam dalam jumlah besar dan itupun laku keras.

“Yang banyak dicari masyarakat gramasi 1 gram, 5 gram dan 10 gram. Penjualan di sini terhitung sejak Juni dan Juli kisaran 350 – 400 gram, ditambah Agustus 100 gram jadi totalnya sekitar setengah kilogram emas Antam, sekarang per bulan Antam bisa terjual 200 gram lebih,” urainya.

Menurutnya, masyarakat lebih cenderung minat Antam dibandingkan merek lain. Padahal pihaknya selalu mengedukasi, baik Antam maupun UBS nilainya sama saja, sama-sama memiliki kadar 999.9 atau 24 karat.

“Kepada pembeli kami juga sering edukasi, ketika hendak investasi emas sebaiknya jangan menunggu harga emas turun melainkan ketika memiliki uang. Kemungkinan harga emas tidak turun sehingga malah tidak kebeli,” jelas Alfan.

Apalagi di saat kondisi pandemi seperti ini, diprediksi harga emas akan terus melambung. Bahkan diperkirakan emas akan menembus 2.500 dolar per troy ounce atau setara Rp 1.170.000 per gram dan Antam bisa mencapai Rp 1.250.000 – Rp 1.300.000 per gram.

“Sampai sekarang belum ada sinyal harga emas akan turun, justru semakin naik, kenaikannya bisa diprediksi dari perang Amerika China yang belum mereda dan belum ditemukannya vaksin Covid-19, biasanya hal-hal seperti itu mempengaruhi harga emas,” tutupnya. (lin/aim)