NMP
NewMalangPos

NewMalangPos, MALANG  – Menggelar acara pernikahan merupakan suatu momen bersejarah yang akan selalu dikenang. Oleh sebab itu, tak lengkap bila pernikahan dirayakan tanpa nuansa yang indah dengan adanya dekorasi yang mendukung suasana pesta. Hal ini menjadi peluang bagi bisnis dekorasi yang menyediakan berbagai macam properti, dengan tema atau nuansa tertentu untuk kebutuhan acara pesta pernikahan seperti Bakoel Decoration.

Bakoel Decoration yang berlokasi di Singosari Kabupaten Malang telah berdiri tahun 2018 ini, berawal dari owner yang sedang iseng menggambar dan meminta saran dari orang-orang sekitarnya. Mulai merintis hanya dengan membeli gebyok seharga Rp 25 juta untuk dapat menjalankan usaha dekorasi pernikahan, tidak membuat sang owner berpatok pada gebyok yang ia beli.

 “Kalau hanya menggunakan gebyok saja, modelnya pasti itu-itu aja. Sampai akhirnya saya menemukan barang yang dapat dikembangkan. Seperti kayu palet dan dibuat seperti bangunan. Pada waktu itu 2019, pas lagi booming,” ujar Ahmad Fathoni, Owner Bakoel Decoration.

Terdapat beberapa properti yang tersedia mulai dari kursi pengantin, backdrop, bunga hidup, karpet, lampu, kain dan background untuk memperindah dekorasi pernikahan yang dibuat. Semuanya sudah termasuk dalam paket yang ditawarkan kepada pelanggan. Bakoel Decoration memiliki berbagai macam properti yang juga membutuhkan adanya perawatan, agar tetap awet dan tidak cepat rusak.

Bakoel Decoration tidak hanya menerima paket untuk dekorasi saja, tetapi juga menerima paket full atau borongan seperti wedding organizer. Pelanggan bisa meminta untuk melengkapi acara pernikahannya. Seperti perias pengantin, MC untuk nikahan, dokumentasi dan juga untuk penerima tamu undangan.

Dengan terus berkembangnya bisnis dekorasi ini, pria yang akrab disapa dengan Toni mengakui bila usahanya selalu ramai akan pelanggan. Dalam sehari bisa menggarapt di tujuh lokasi berbeda untuk acara pernikahan sebelum adanya pandemi. Pelanggannya pun juga dari berbagai kota, di antaranya Pasuruan, Sidoarjo dan Probolinggo.

“Kami mendapatkan banyak pelanggan karena pengaruh media sosial, yaitu di Instagram. Dibantu juga dengan promosi lewat akun-akun lain,” tegasnya.

Bisnis dekorasi yang sudah ia tekuni selama empat tahun ini, juga meraih banyak omzet per bulannya. Ketika normal, Bakoel Decoration bisa meraih omset sebanyak Rp 50 juta hingga Rp 60 juta dalam sebulan. Harga dekorasinya pun juga bervariasi, untuk harga paket akad nikah dipatok dengan harga Rp 1,5 juta, paket siraman seharga Rp 2 juta, paket photobooth hanya Rp 1 juta. Sedangkan untuk harga paket pelaminan Rp 2,5 juta.

Menurut dia, sejak pandemi Covid-19 omzetnya mengalami penurunan. Dalam sebulan hanya mendapat Rp 30 juta hingga Rp 35 juta. Hal ini dikarenakan banyak pelanggan yang hanya mengadakan akad nikah saja.

“Karena pandemi ini sekarang, tidak banyak yang mengadakan acara resepsi, mereka hanya menggelar acara akad nikah saja. Itupun kami harus mendapatkan empat job dalam sehari,” pungkas dia. (dj5/ley)