Bikin Bangga! Hafiz Asal Mojokerto Lolos Jadi Imam Masjid Besar di UEA

Hafiz Rahmat Alfian Hidayat (27), yang lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA). (Foto: Istimewa)

SURABAYA, NewMalangPos – Hafiz atau penghafal Alquran asal Kabupaten Mojokerto, Rahmat Alfian Hidayat (27) berhasil lolos seleksi untuk menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA). Prestasi tersebut membuat Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa bangga.

Khofifah pun berpesan agar pemuda kelahiran 22 Juli 1994 itu dapat secara proaktif mengampanyekan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Rahmat Alfian diharapkan dapat menebarkan dakwah, literasi, narasi, dan perbuatan yang sejuk, harmonis, damai, toleran dan penuh kasih sayang.

Baca Juga :  Harga Minyak Mentah RI Naik Jadi US$40,67 per Barel

Tidak ketinggalan, Khofifah berharap Alfian bisa kerasan di negeri orang dan dapat menjalankan tugas dengan baik di UEA. Sesuai rencana, Alfian akan ke negeri itu pada Juni mendatang. “Turut senang dan bersyukur sekaligus bangga. Buat Alfian, selamat dan sukses. Semoga betah disana dan bisa menjalankan tugas dengan baik serta mengharumkan nama hafidz-hafidzoh asal Indonesia. Aamiin,” kata Khofifah di akun Instagramnya, dikutip dari Inews, Rabu (5/5).

Diketahui, hafiz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Rahmat Alfian Hidayat lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di UEA. Alfian merupakan 1 dari 27 hafiz asal Indonesia yang dipilih menjadi imam masjid di negara kaya minyak tersebut. Penghafal Alquran jebolan Ma’had Umar Bin Khattab Surabaya dan Pondok Pesantren Ibnu Ali Sidoarjo ini rencananya berangkat ke UEA Juni pada 2021. Pemprov Jatim pun berencana turut memfasilitasi keberangkatannya.

Baca Juga :  Gempa M 7,3 Guncang Jepang, 100 Orang Luka-luka

“InsyaAllah Pemprov Jatim akan turut serta memfasilitasi keberangkatannya. Saya titip, sampaikan kepada masyarakat di sana bahwa rakyat Indonesia meski berbeda suku, agama, ras, dan budaya namun dapat hidup berdampingan dengan damai,” ujarnya. (Luk/inews/mg1/ley/nmp)