Bidan Cantik Kalipare Dibakar

KORBAN: Eva Sofiana Wijayanti bidan cantik asal Kecamatan Kalipare yang menjadi korban pembakaran orang misterius.(NMP-IST)

MALANG, NewMalangPos – Tolong.. tolong panas!. Teriakan Eva Sofiana Wijayanti, 33, membuat heboh penghuni Klinik Bunga Husada, di Dusun Pangganglele Desa Arjowilangun Kecamatan Kalipare, Senin (3/5) siang. Bidan berparas cantik ini terbakar.

Kepala, wajah, dada serta kedua tangannya terbakar. Ibu dua anak ini dibakar oleh orang tak dikenal. Pelaku langsung kabur usai membakar tubuh korban.

Belum diketahui apa motif pembakaran tersebut. Apakah motif asmara, atau dendam pribadi. Namun akibat kejadian itu, korban warga Dusun Ngembul Desa/Kecamatan Kalipare ini, harus dilarikan ke Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen.

Baca Juga :  Semula Tak Bisa Jahit, Kini Karyanya Terkenal di Negara Lain

“Kalau motifnya masih belum tahu, karena pelaku belum tertangkap dan sedang kami buru,” ujar Kapolsek Kalipare AKP Soleh Mas’udi.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.30. Di Klinik swasta tersebut, korban bekerja sebagai bidan. Sewaktu kejadian dia sedang istirahat di dalam ruang, karena korban masuk shif pagi.

Ketika istirahat itulah, tiba-tiba datang pengendara motor Honda Beat, memakai jaket, helm serta masker berhenti di depan klinik. Kemudian pria misterius ini masuk ke dalam klinik. Lalu mencari korban di ruang istirahat.

Baca Juga :  Tuntutan Masyarakat Tinggi, e-Government Kabupaten Malang Wajib Update dan Akurat

Begitu bertemu, langsung menyiramkan cairan dalam botol yang dibawanya ke arah wajah dan tubuh korban. Cairan itu diketahui bahan bakar minyak jenis Pertalite. Selanjutnya pelaku menyulutkan korek api, dan membakar korban.

Usai membakar korban, pelaku langsung kabur ke arah barat. Korban mengerang kesakitan. Dia ditolong oleh Dedik anak pemilik klinik. Selanjutnya memadamkan api dan segera melarikan ke rumah sakit.

Sementara Paulus Dudik Dwi, pemilik Klinik melaporkan kejadiannya ke Polsek Kalipare. Polisi datang ke lokasi kejadian. Selain melakukan olah TKP, juga meminta keterangan sejumlah saksi.

Baca Juga :  Arema FC Butuh Head Coach

“Dari lokasi kami mengamankan satu botol lemon water yang berisi cairan bahan bakar Pertalite. Sebuah korek api serta rontokan rambut korban yang terbakar,” jelas mantan Kanitreskrim Polsek Turen ini.(agp)