Target Lima Tahun Tambah Luasan RTH

new malang pos
Bawah fly over Kedungkandang akan dimanfaatkan menjadi ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Malang. (NMP-IPUNG)

NewMalangPos, MALANG – Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Malang akan terus ditambah. Porsi RTH secara umum belum mencapai kriteria ideal. Bila ini tidak dipenuhi, bukan tidak mungkin ada potensi bencana banjir akibat resapan air yang minim.

“Kalau kami tentu mengupayakan selalu menambah  RTH. Namun kalau anggaran di kami sebenarnya tidak ada, karena kita hanya mengelola. Jadi langsung di pemkot,” ujar Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Lita Irawati S.H M.Ap kepada New Malang Pos.

Di Kota Malang luasan RTH menurutnya, belum mencapai 20 persen dari luas wilayah. Bila mengacu pada peraturan Undang-Undang (UU) Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang disebutkan, agar kota memiliki setidaknya 20 persen RTH. Rencana penambahan RTH juga telah disiapkan oleh pemerintah.

“Detailnya belum bisa disebutkan karena itu disusun di masterplan. Yang jelas ini akan dikejar dalam jangka waktu 5 tahun, dengan catatan harus semua pihak mendukung,” tandasnya.

Lita menyebut masyarakat juga memegang peran penting. Saat ini kebanyakan masyarakat justru mengabaikan RTH yang telah ada, mulai dari merusak tanaman hingga menggunakan RTH untuk berjualan. Saat ini ia fokus untuk mengoptimalkan RTH yang ada dan terus menambah tanaman untuk RTH sehingga meningkatkan kualitas udara.

“Seperti di jembatan (fly over) Kedungkandang luasnya kalau tidak salah 1.600 meter persegi, total jumlah vegetasi disana bisa menyerap kadar Co2 dan merubah jadi oksigen. Sebagai tanaman penetralisir polusi, juga untuk keindahan,” ungkapnya. (ian/aim)