SKB CPNS Pemkab Malang di 10 Kota

NEW MALANG POS – 742 peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Pemkab Malang sudah mendaftar ulang. Mereka bakal mengikuti rangkaian seleksi CPNS itu di 10 titik lokasi (tilok) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Dari 742 peserta SKB yang telah daftar ulang itu, 718 di antaranya memilih ujian di Laboratorium CAT BKKPSDM Pemkab Malang. Dua peserta lainnya di UPT BKN Semarang, enam orang di BKN Pusat, dua di BKN Bandung, sembilan di BKN Jogjakarta, satu di BKN Denpasar dan satu lagi di BKN Mataram. Selain itu di BKN Pontianak, BKN Banjarmasin dan UPT BKN Mamuju masing-masing satu orang.

Untuk diketahui, total peserta SKB Pemkab Malang sebanyak 1.341 orang. Hingga kemarin tercatat 599 orang belum mendaftar ulang. Pendaftaran ulang ditutup Jumat (7/8).

“Aturan baru dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), peserta diperbolehkan memilih tempat pelaksanaan SKB. Mereka yang dari luar kota atau luar daerah tidak harus mengikuti SKB di tempat  mereka mendaftar rekrutmen,’’ jelas Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah SH, M.Hum.

Nurman mengatakan, sesuai surat edaran BKN pemilihan tempat ujian bisa diganti sampai tiga kali. Namun demikian, perubahan tempat dapat dilakukan saat tahapan registrasi ulang.

“Sesuai jadwal, registrasi ulang dibuka 1 Agustus dampai dengan 7 Agustus 2020. Jika sebelumnya sudah memilih lokasi, namun karena ada pertimbangan lain, peserta bisa mengubah. Caranya mengikuti aturan dari BKN, dan dilakukan saat tahapan registrasi ulang,’’ tambahnya.

Mantan Camat Kepanjen ini mengatakan, pemilihan tempat peserta SKB  tak lain karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. “Jadi ada aturan peserta boleh memilih tempat. Ya sekalipun sebelumnya mereka mengikuti SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) di sini (Pemkab Malang), selanjutnya SKB bisa dilakukan di tempat lain,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, peserta yang memilih tempat SKB di luar Kabupaten Malang menyesuaikan jadwal sesuai tempat yang dipilih. Hal ini tidak ada masalah. Mengingat materi SKB diberikan oleh pemerintah pusat.

“Sama seperti SKD, pelaksanaan SKB nanti juga menggunakan sistem CAT. Masing-masing peserta tidak akan mendapatkan soal yang sama,’’ tambahnya.

Nurman juga mengimbau peserta yang belum mendaftar ulang segera registrasi ulang. Mengingat waktu registrasi ulang sangat terbatas. Yaitu berakhir pada Jumat (7/8) mendatang.

Peserta SKB diimbau melakukan persiapan. Wajib mengetahui jadwal. Karena seperti saat SKD, panitia tidak tolerir peserta yang terlambat.

“Kalau teknis pelaksanaanya sama seperti SKD. Peserta wajib datang 30 menit sebelum pelaksanaan SKB. Mereka menunjukkan KTP asli atau KK. Peserta yang terlambat dan tidak hadir dinyatakan gugur,’’ tandas Nurman. Sementara waktu SKB hingga kemarin masih menunggu pemberitahuan dari pemerintah pusat. (ira/van)