Pelanggar Prokes di Kecamatan Pakis Mayoritas Laki-laki

LAWAN COVID-19: Camat Pakis (kanan) Agus Haranto didampingi Kades Saptorenggo Suwaji (tengah) dan petugas Linmas terus memantau Operasi Yustisi Prokes Covid-19 di halaman salah satu sekolah di Saptorenggo, Pakis. (HARY SANTOSO/NMP)

NewMalangPos, MALANG – Operasi yustisi Protokol Kesehatan Covid-19, terus digeber di wilayah Kecamatan Pakis. Ironis, tiap hari, jumlah pelanggar belum menunjukkan angka penurunan.

‘’Padahal, sehari kita operasi tiga kali. Pagi, sore dan malam hari. Tapi, jumlah pelanggaran masih konsisten,’’ kata Agus Haranto, Camat Pakis saat memantau langsung operasi Yustisi Prokes Covid-19 di halaman salah satu sekolah di wilayah Saptorenggo, Pakis, Kamis (21/1).

Dikatakan Agus, setelah dianalisa pelanggar paling banyak kaum laki-laki. Mulai usia mudah sampai bapak-bapak. Sedang paling tertib kaum perempuan.

LAKI-LAKI: Sidang yustisi Prokes Covid-19 pelanggar diberi masker dan membayar denda uang atau kerja sosial. (HARY SANTOSO/NMP)

‘’Malah ada yang sengaja melanggar yustisi prokes meski setiap ditilang siap membayar dendanya. Tidak tahu kenapa begitu. Mungkin saja, pengin menunjukkan uangnya banyak,’’ tukas Agus sembari tersenyum.

Ditemui ditempat yang sama Suwaji, Kades Saptorenggo menyebutkan, berbagai upaya sudah dilakukan pihaknya untuk mensosialisasikan 3M di wilayahnya. Seluruh perangkat desanya juga digerakkan setiap saat untuk kampanye melawan Covid-19.

‘’Dengan cara apapun kita terus konsisten kampanye 3M,’’ kata Suwaji. Sementara itu dari pantauan dilokasi Yustisi menunjukkan, dalam waktu 10 menit terjaring 12 orang pelanggar. Dan mayoritas memang kaum laki-laki. Mereka tidak mengenakan masker dengan berbagai alasan. (has)