Mantan Ajudan Jokowi Calon Tunggal Kapolri

new malang pos
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

NewMalangPos – Teka teki calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Idham Aziz terjawab Rabu (13/1). Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon tunggal Kapolri.

Komjen Pol  Listyo Sigit Prabowo sudah diusulkan ke DPR RI melalui surat presiden (surpres), kemarin. Usulan calon orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Hari ini surpres telah kami terima dari presiden yang mana presiden menyampaikan usulan pejabat (Kapolri) mendatang (calon) tunggal yaitu Listyo,” kata Ketua DPR Puan Maharani, di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Puan menjelaskan kemarin dijadwalkan rapat pimpinan dan ketua kelompok fraksi (Kapoksi) di Komisi III. Rapat tersebut untuk membahas mekanisme uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri.

“Kami akan menugaskan komisi untuk melakukan uji kelayakan atau fit and proper test, kemudian dibawa ke rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan dewan,” ujar Puan.

Listyo saat ini menjabat Kabareskrim Polri. Selama ini nama jenderal bintang tiga itu sudah santer disebut sebagai calon kuat Kapolri. Berbagai analisa bermunculan lantaran ia dikenal orang dekat Presiden Jokowi.

Mereka sudah bersahabat sejak Jokowi masih Wali Kota Solo. Kala itu Sigit menjabat Kapolresta Solo pada 2011. Dia kemudian dimutasi ke Jakarta untuk mengisi posisi Kepala Subdirektorat II Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Pada saat yang sama Jokowi terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Pria kelahiran Ambon ini sempat ditugaskan menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara pada 2013. Lalu ditarik ke Jakarta bersamaan terpilihnya Jokowi sebagai Presiden RI pada 2014. Sejak saat itu dia dipercaya menjadi ajudan Presiden Jokowi.

Kemudian karirnya moncer. Bintangnya langsung  bertengger dengan jabatan Kapolda Banten hingga Kabareskrim Polri.

Indonesia Police Watch (IPW) menilai penunjukan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri merupakan ciri khas dari Presiden  Jokowi. Yakni senang memilih kader muda di  kepolisian sebagai pemimpin.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menganggap Jokowi lebih mempercayai orang terdekatnya untuk memimpin pucuk pimpinan Polri. “Sepertinya Jokowi lebih mempercayai pengamanannya kepada orang kepercayaannya yang pernah menjadi ajudannya saat pertama kali menjadi Presiden,” kata Neta.

Belum lagi kata dia, Listyo masih memiliki waktu panjang sebelum pensiun. Sehingga dia dapat mengamankan institusi sampai akhir jabatan Jokowi. Neta menuturkan, jika karir Listyo tak bermasalah ke depannya, maka dia baru akan pensiun pada 2027 mendatang atau saat dirinya berumur 58 tahun.

Menurutnya Neta, pemilihan Listyo sebagai calon Kapolri tak menjadi masalah lantaran memang penunjukan Kapolri itu merupakan hak prerogatif Presiden. Oleh sebab itu, publik hanya dapat memberikan catatan-catatan terkait sosok yang bakal memimpin Korps Bhayangkara kedepannya. (cni/van)