Malam Ini Konser Virtual, Besok Tanpa Konvoi

NEW MALANG POS– Yuk ramaikan HUT ke-33 Arema FS secara physical distancing. Senin (10/8) malam ini nonton konser virtual, ‘Tidak Kemana-mana, Tapi Ada Dimana-mana’. Konser ini bernuansa sosial. Sedangkan Selasa (11/8) tak ada konvoi lantaran diisi Khataman Alquran di Kandang Singa. 

Konser virtual malam nanti oleh d’Kross dengan Swara Narwastu disiarkan melalui akun YouTube, Arema FC Official TV.

CEO Arema FC Ir. R. Agoes Soerjanto mengatakan, konser virtual diinisiasi d’Kross, yang merupakan band legendaris Malang. “Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada Aremania agar merayakan ulang tahun Arema FC cukup di depan gawai, atau televisi. Ini untuk kampanye protokol kesehatan dan mencegah penyebaran Covid-19,” jelas Agoes.

Acara akan digelar mulai pukul 20.00 WIB. Sehingga dia berpesan, Aremania cukup berada di rumah saja, melihat konser tersebut.

Tidak ketinggalan dalam konser virtual itu, juga akan dilakukan penghimpunan donasi yang nantinya akan dipergunakan untuk kegiatan bakti sosial mencegah dan melawan Covid-19 bersama Aremania. “Dana akan dipergunakan untuk bakti sosial mencegah dan melawan Covid-19 selama Agustus di sejumlah wilayah yang ada di Malang Raya,” jelasnya.

Frontman d’Kross, Ade Herawanto menyatakan konser virtual tersebut sebagai bukti semangat dan kecintaan Aremania terhadap Arema FC. Meski tahun ini tidak ada konvoi karena Virus Korona, namun dukungan dirayakan dengan cara lain sesuai protokol kesehatan.

“Dengan tetap semangat satu jiwa untuk menyatakan kecintaan terhadap Arema FC tanpa merugikan masyarakat lain terutama saat pandemi Covid-19. Yaitu belajar mematuhi protokol kesehatan  dan belajar memberi contoh kepada adik-adik Aremania maupun supporter lain se Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu untuk 11 Agustus 2020 besok, manajemen Arema FC mengimbau Aremania tidak berkonvoi. Selain itu, Arema FC sendiri akan menggelar khataman di Kandang Singa di hari jadi ke- 33 tersebut.

Sementara itu, Arema Anniversary Run 2020 kemarin diikuti 33 pelari utama dan beberapa pelari cadangan. Mereka berlari dari Stadion Kanjuruhan Kepanjen, menuju Kandang Singa dan finis di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Peserta dilepas Bupati Malang H.M Sanusi, sekitar pukul 06.00 WIB, setelah diawali dengan kegiatan senam pagi. Para runner ini berlari berjajar dua baris berjarak satu meter, karena melaksanakan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah lancar. Ya walaupun ada beberapa kali drama selama perjalanan,” kata Ketua Pelaksana Arema Anniversary Run 2020, Susanto Setiawan.

Menurut dia, karena menempuh jarak 33 kilometer, beberapa pelari mengalami kram dan diganti. Selain itu, dengan rute lebih panjang, ‘hambatan’ lainnya datang ketika mendapatkan sambutan Aremania.

“Ini rute terpanjang menyesuaikan angka ulang tahun juga. Kemudian, sudah lama kan tidak ada event (acara) olahraga maraton jadi kami agak panjangkan supaya memuaskan hasrat para pelari. Tadi sempat ada yang diganti, ada juga yang kram,” paparnya.

Dia mengatakan, ketika ada pelari yang kelelahan, maka mereka juga berhenti. Ada pelari yang tidak sanggup melanjutkan, kemudian diganti. Mereka berusaha berlari bersama, bergerak seirama mencapai finis.

“Kami juga semangat karena di titik poin seperti Klayatan dan Pakisaji ada sejumlah Aremania yang menyemangati. Jadi saling bahu membahu untuk sampai finis,” tuturnya.

Dia menyampaikan, lari marathon yang dijalani oleh Malang Keep Running ini sebagai simbol perjuangan seluruh Aremania selama 33 tahun. “Ada jatuh bangunnya kami rasakan dan diibaratkan pada proses lari maraton ini,” tambah dia.

Mereka kemudian disambut manajemen Arema FC di Kandang Singa. Manajemen mengapresiasi, sekitar empat jam para pelari menuju kantor Tim Singo Edan.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada peserta Arema Anniversary Run. Ini bukan hanya sekadar partisipasi tapi juga dedikasi dan semangat yang tinggi untuk merayakan ulang tahun ke-33 Arema FC,” ungkap Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Hadir pula di penyambutan tersebut, Manajer Hubungan Internasional Arema FC, Fuad Ardiansyah. Ia pun optimis bahwa ajang Arema Anniversary Run tersebut akan menjadi ajang ikonik karena digelar setiap tahun.

“Melihat antuasias dan semangat yang luar biasa, kami cukup optimis dan siap mendorong agar kegiatan ini tidak hanya sebagai even tahunan. Tapi juga even ikonik bagi masyarakat Malang” tandasnya.

Setelah menempuh jarak yang begitu jauh, kesan haru sekaligus bahagia didapatkan oleh pelari yang disambut oleh pengalungan syal Arema FC di Kandang Singa. Kantor Arema FC merupakan tempat transit pelari, berikutnya mereka akan melanjutkan rute ke Pendopo Kabupaten Malang. (ley/van)