Longsor Payung, Arus Lalin Sempat Dialihkan

NMP
EVAKUASI: Petugas BPBD dan DPK Kota Batu tengah melakukan evakuasi material longsor di kawasan payung Senin (18/1) pagi ini.(IST/Newmalangpos)

NewMalangPos, KOTA BATU – Kawasan Payung menjadi salah satu daerah rawan longsor. Pada Senin (18/1) sekitar pukul 02.30 WIB tepat di jalan Brigjen Moh Manan sekitar areal wisata Payung, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu kembali longsor.

Longsor mengakibatkan tebing jenuh serta rumpun bambu dan pepohonan menutup sebagian akses jalan. Sehingga membuat arus lalin dialihkan mulai pukul 03.00-06.00 WIB.

Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Kota Batu, Achmad Choirul Rochim menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pembersihan longsor bersama OPD terkait. Pembersihan menurunkan satu mobil damkar untuk penyemprotan material longsor.

“Longsor terjadi karena hujan deras yang merata di Kota Batu sejak malam (17/1). Hujan deras tersebut mengakibatkan tebing jenuh dan terjadi longsor dengan dimensi panjang 5 m, lebar 3 m dan tinggi 7 m. Serta pohon dan rumpun bambu di tebing ikut terbawa longsor,” ujar Rochim kepada New Malang Pos pagi ini.

Hingga berita ini diunggah, BPBD dan petugas gabungan telah selesai melakukan evakuasi material longsor sekitar pukul 6.00 WIB. Akses jalur Pujon-Batu kembali dibuka dan pengendara bisa kembali melewati jalur utama tersebut. (eri)