Longsor Bantaran Sungai Kembali Terjadi, Dinding Sekolah di Sukun Ambrol

foto: Ipunk/Newmalangpos

NewMalangPos – Longsor mengakibatkan kerugian material di sekitar bantaran sungai kembali terjadi di Kota Malang. Kali ini korbannya adalah gedung sekolah. Yakni Gedung SD Kristen Elim Yayasan Pendidikan Kemuliaan Allah (Ekklesia) di Jl S. Supriadi RT I RW 2, Kecamatan Sukun.

Dinding sekolah setinggi 20 meter ambrol pada Jumat (5/2) sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi. Salah seorang warga sekitar, Sulikah mengatakan sebelum kejadian terdengar suara gemuruh.

“Jadi pagi jam 7-an saya dengar kayak ada suara gemuruh. Eh taunya ini tadi liat ada longsor, bangunan sekolah taunya jam 8-an pagi tadi,” papar Sulikah.

Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Ini dikonfirmasi oleh Kepala SMK Yayasan Ekklesia, Jonar Situmorang. Ia mengatakan tanah yang ambrol tersebut adalah tanah pekarangan dan sebagiannya merupakan kawasan kantin sekolah.

Kejadian ini, lanjutnya bukan yang pertama kalinya. Plengsengan sungai di sekolahnya juga pernah ambrol pada sekitar 8 tahun yang lalu.

“Sepertinya karena hujan semalam deras sekali. Akhirnya ndak kuat dan menggerus tanah disini dan plegsengan jadi ambrol,” papar Jonar.

Akibat kejadian ini, bangunan bertingkat di lokasi longsor langsung dikosongkan mengantisipasi bencana susulan. Sejumlah barang berharga seperti di ruangan laboratorium juga sudah dipindahkan.

Jonar menjelaskan pihaknya sudah menindaklanjuti untuk segera memperbaiki gedung dan kawasan yang longsor pada pemborong bangunan.

“Saya sudah lapor ke pemborong untuk segera ditindaklanjuti. Itu yang bangunan belakang memang udah lama sejak 2004,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali, tidak ada korban akibat peristiwa tanah longsor itu. Sebab, saat kejadian tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah. Tadi pagi hingga siang petugas yayasan dan warga melakukan pembersihan reruntuhan material longsor yang menutupi sungai, agar nantinya saat hujan air tidak meluap ke kampung sebelah. (ica)