Kampanye Perdana, Andalkan Door To Door

NEW MALANG POS – Kampanye Pilkada Kabupaten Malang dimulai Sabtu (26/9) hari ini. Namun hingga pukul 21.30 WIB tadi malam, KPU masih kebut bahas penyusunan jadwal kampanye bersama tim peserta Pilbup Malang. Paslon HM Sanusi-Didik Gatot Subroto (Sandi) dan Hj Lathifah Shohib- Didik Budi Muljono (Ladub) pastikan sudah siap pikat pemilih.

Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini tadi malam mengatakan pihaknya masih menggelar rapat bersama perwakilan masing-masing paslon. Sebelum rapat penentuan jadwal, Anis mengingatkan agar kampanye tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.  Salah satu contohnya kampanye berupa door to door.

Bawaslu Kabupaten Malang menegaskan bakal mengawal dua paslon. “Kami memiliki 300 lebih panwas. Kami akan mengawal proses kampaye dua paslon. Sehingga, kami bisa memantau apakah kampanye digelar sesuai aturan atau tidak,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, M Wahyudi.

Sementara dua paslon, sudah menentukan langkahnya di hari pertama kampanye.

Cawabup Didik Gatot Subroto memilih metode tatap muka dengan mendatangi warga secara door to door. Karena, cara ini dinilai lebih efektif. Serta, tidak mengorbankan masyarakat. Metode rapat terbuka kerumunan terlalu berisiko. Didik tidak ingin kampanye Sandi menjadi kontraproduktif. “Kami memprioritaskan kesehatan masyarakat,” kata Didik dikonfirmasi New Malang Pos, kemarin.

Menurut Didik, Sandi akan kampanye perdana bersama. Di hari pertama, keduanya melakukan

sosialisasi berbarengan. Namun pada hari berikutnya, Didik dan Sanusi akan berpisah. Keduanya akan membagi tugas. Sehingga, jangkauan kampanye tatap muka lebih luas.

new malang pos
Tim Sandi

“Hari pertama mungkin akan bareng. Mungkin di Gondanglegi. Tapi, hari-hari berikutnya pisah. Pak Sanusi dan saya akan bagi tugas. Supaya, jangkauan sosialisasinya lebih luas,” sambung Didik.

Sementara hari pertama kampanye Sabtu (26/9) hari ini, paslon Hj Lathifah Shohib –Didik Budi Muljono (Ladub) mengunjungi tokoh-tokoh di Kabupaten Malang. Tidak hanya tokoh agama, tapi juga tokoh masyarakat hingga tokoh berbagai organisasi. Tujuannya mengenalkan visi dan misi yang diusung sekaligus meminta doa.

“Termasuk mengunjungi para kiai. Untuk meminta dukungan dan doa serta pamitan mengikuti kampanye,’’ kata Media Center Tim Pemenangan Ladub, Muhammad Anas Muttaqin. Pamit kepada kiai dikatakan Anas adalah wajib bagi Ladub. Tidak sekadar demi kemenangan, tapi juga kelancaran selama mengikuti kontestasi Pilkada. 

Namun demikian Anas tak menyebutkan kiai dan tokoh masyarakat yang dikunjungi. “Karena sifatnya konsolidasi internal, jadi jangan disebutkan dulu namanya,” tambahnya.

Sementara untuk kampanye akan disesuaikan dengan regulasi KPU. “Model kampanye tatap muka kami mengikuti aturan dari KPU. Pertama tidak mengumpulkan massa dengan jumlah banyak, serta  ketat menerapkan protokol kesehatan,” jelas dia.

Strategi lain yang digunakan Ladub yakni kampanye door to door. Selain itu juga melakukan kampanye melalui media sosial. “Ada tim untuk media sosial. Mereka adalah orang-orang profesional, yang tugasnya membuat konten-konten menarik. Sehingga dapat menarik dukungan masyarakat,’’ ucapnya. (fin/ira/van)