Epilepsi Kambuh, Tewas di Sungai

Tewas di Sungai
OLAH TKP: Petugas Polsek Pakis melakukan olah TKP penemuan mayat dan barang bukti sepeda ontel milik korban. (NMP-IST)

NEW MALANG POS, MALANG – Warga sekitar Dusun Bamban, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (7/1) malam heboh. Mereka kaget dengan kematian Dulkarim, warga sekitar. Pria berusia 47 tahun ini, ditemukan tewas di sungai aliran irigasi persawahan.
Dugaannya korban meninggal dunia karena sakit epilepsi yang dialaminya. Saat mencari rongsokan di sekitar sungai, sakitnya kambuh lalu tercebur ke sungai. Karena tidak ada yang mengetahui, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
“Dari hasil olah TKP dan identifikasi di tubuhnya sama sekali tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Korban meninggal dunia diduga karena sakitnya kambuh,” terang Kapolsek Pakis AKP Slamet Bagyo.
Adalah Amin Asyari dan Agus Setyo Budi, saksi yang kali pertama mengetahui. Mereka berdua adalah tetangga korban. Petang itu, mereka pergi ke Musala untuk salat Maghrib berjamaah.
Ketika menuju ke Musala, dia melihat sepeda ontel milik korban berada di pinggir sungai. Namun mereka saat itu tidak melihat korban. Keduanya lantas meneruskan perjalanan ke Musala.
Sepulang dari salat Maghrib, mereka masih melihat sepeda ontel korban di lokasi sama. Kemudian mereka memutuskan untuk mencari korban. Ketika berjalan menelusuri sungai, mereka kaget setelah melihat korban tewas terkelungkup di sungai.
Keduanya lalu memberitahu warga sekitar dan perangkat desa. Kemudian meneruskan temuannya itu ke Polsek Pakis. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka.
“Pihak keluarga menerima kematiannya sebagai musibah. Mereka tidak berkenan dilakukan otopsi,” paparnya.(agp)