Bukit Gunung Getun Pantai Ungapan Longsor

Longsor
BENCANA ALAM: Petugas mengecek kondisi Bukit Gunung Getun di Pantai Ungapan yang longsor menimpa bangunan kamar mandi umum. (NMP-IST)

NEW MALANG POS, MALANG – Bencana alam terus menghantui wilayah Kabupaten Malang. Setelah jembatan utama di Dusun Druju, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon putus, giliran Bukit Gunung Getun di area wisata Pantai Ungapan Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan longsor, pada Kamis (7/1) malam.
Kejadiannya sekitar pukul 21.00. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun bangunan kamar mandi umum di warung ikan bakar Muara Seafood milik Muhammad Takim rusak parah.
Bangunan tersebut ambruk setelah tertimpa material longsor. Peristiwa tanah longsor itu langsung ditangani oleh Muspika Kecamatan Gedangan.
“Kami mendapat laporan tadi pagi (Jumat pagi, red). Kemudian bersama Muspika Kecamatan Gedangan serta anggota PMI dan BPBD Kabupaten Malang mengecek ke lokasi kejadian,” terang Kapolsek Gedangan AKP Didik Hariadi.
Menurutnya, longsornya Bukit Gunung Getun karena kondisi tanah yang labil tidak kuat menahan gerusan air. Pasalnya sejak siang hujan turun deras hingga malam hari.
Mungkin karena tidak kuat menahan gerusan air, akhirnya bongkahan batu serta tanah longsor. Material longsor itulah yang akhirnya menimpa bangunan kamar mandi warung. “Akibat kejadian itu, kerugian materi ditafsir sekitar Rp 1,5 juta,” katanya.
Lebih lanjut, Didik mengatakan melihat kondisi cuaca yang buruk, dikhawatirkan bisa terjadi longsor susulan yang lebih besar. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak lebih buruk terhadap warung makan milik warga yang ada di sekitar bukit.
Karenanya Didik mengimbau enam pemilik warung yang ada di sekitar bukit, untuk sementara mengungsi di tempat aman. “Sembari menunggu koordinasi dengan pihak terkait, mengingat cuaca saat ini hujan dengan intensitas tinggi yg berpotensi rawan terjadi longsor,” paparnya.
Sementara itu, untuk material longsoran tanah yang merobohkan bangunan kamar mandi sudah mulai dibersihkan. Dibantu oleh petugas PMI dan BPBD Kabupaten Malang serta warga sekitar.(agp)