BONDET, Foto Bugil Jadi Pelor

NewMalangPos, SMARTPHONE alias HP bagaikan buah simelekete. Khususnya bagi para bocil yang hampir semuanya sekarang pegangannya HP. Di satu sisi HP diperlukan untuk daring di masa pandemi, sehingga biar gak punya duit ortu pun nekad ngutang agar anaknya bisa mengikuti pelajaran sekolah.

Tapi di sisi lain bisa jadi petaka bagi bocil yang baru kenal sosial media, khususnya Facebook dan Instagram. Mereka belum tahu keganasan virusnya tak kalah dengan Dewa-19. Nah ini juga tugas tambahan para orang tua, unuk jadi hansip HP hehehehehe.

Dan petaka itu pun dirundung si Mentil, bocil bau kencur yang baru duduk di bangku SMP. Bagaimana gak bau kencur, usianya saja baru menginjak 13 tahun. Ortunya ngasih HP maunya untuk pembelajaran daring di masa pandemi, tapi ternyata selebihnya sama si mentil dibuat Fesbukan.

Kebetulan ia pun kenal sama si Bondet, santri di salah satu Pondok di Jombang yang pulang kampung gara-gara Pandemi. Berkat rayuan maut si Bondet, membuat Mentil yang baru kelas 7 itu terkiwir- kiwir hingga dalam benaknya hanya ada satu nama Bondet ….. Bondet ….Bondet.

Padahal temannya di FB lumayan banyak, lantaran si Mentil termasuk bocil yang berwajah ngglowing, bersinar terang bagai kunang-kunang di malam hari. Sangunya juga lagi nggrowing dibalut tanktop tipis hingga semriwing menul-menul persis cengkir gading. Lihat foto profilnya saja pasti membuat fesbuker pun terkesima dan langsung add, karena kodew satu ini bener-bener glow n grow.

Apalagi setelah pertemanan, si Mentil menunjukkan kelasnya sebagai kodew yang renyah bagai kripik tempe Ngalam, Tak hanya lempar-lemparan status saja, Bondet yang tinggal di Sumobito, Jombang ini pun merayu untuk Video Call segala. Begitu dikasih hati, si Bondet pun ngelunjak, ‘’Bugil dong sekali-kali, abang kan pengin lihat bodimu yang hemoooiiii ,’’ rayu Bondet.

Parahnya kayak mendhem gadung si Mentil kok ya ho’oh ho’oh saja lho. Dia pun tak segan-segan buka-bukaan hingga jajane Gusti Allah yang mumpluk kayak ote-ote Porong itu metungul.

Ia tak segan pamer bodi yang masih kenyot-kenyot bila dienjot. Tentu hal itu membuat pistol si Bondet jingkrak-jingkrak dan minta jatahnya dipenuhi. Nah, suatu hari si Bondet, yang usianya juga baru 16 tahun itu ngajak jumpa darat alias COD-an. Mentil pun diajak ke rumah neneknya.

Nah di rumah yang sepi itulah Mentil dikerjain. Semula si Mentil sih ogah diajak main enjot-enjotan. Tapi si Bondet tak kurang akal. Ia keluarkan pelornya, berupa foto dan video menos-menos si Mentil yang sengaja direkamnya. ‘’Kalau gak mau tak viralkan lho fotomu,’’ kata Bondet pringas-pringis karena merasa di atas angin.

Mentil pun KO dibuatnya dan langsung lempar handuk,…eh lempar CD. Satu dua ronde Mentil dijadikan sparing partner, seru lantaran masih sama-sama punya napas kuda, hehehehe,…..akhirnya dua bocil itu terkapar.

Tapi, orang tua Mentil mencium aroma tak sedap. Ia pun buka-buka smartphone milik Mentil dan terkaget-kaget sampek jantungnya mau copot lihat foto anaknya yang berbugil ria. Ortu pun nyaris kalap, membuat Mentil akhirnya mengaku telah diajak main enjot-enjotan sama Bondet. Gak terima anaknya semata wayang itu durennya dibelah, ortu pun mengadu ke polisi, dan giliran Bondet meringkuk sendiri di sel pengab.(agp)