Awas, Yudo Pindah ke Malaysia

NewMalangPos

Kompetisi di Indonesia Vakum Hampir Setahun, Pemain Harap Kepastian

NewMalangPos, MALANG – Alarm bahaya bagi Arema FC maupun klub lain di Liga 1 bila tidak ada kejelasan jadwal kompetisi musim 2021 di Indonesia. Pasalnya, pemain lokal bisa eksodus ke luar negeri bila mendapatkan penawaran yang sesuai. Hal itu bahkan blak-blakan diakui striker Singo Edan Kushedya Hari Yudo.

Beberapa pemain kini sudah mulai mendapatkan tawaran dan bahkan ada yang memutuskan bermain di luar negeri. Seperti Asnawi Mangkualam dari PSM Makassar yang memilih menerima tawaran klub Korea Selatan. Begitu pula bek Persija, Ryuji Utomo, yang kini sudah bergabung dengan klub Malaysia.

Sementara, sejumlah pemain asing pun memilih berpisah dengan klub Liga 1. Arema FC sendiri, sebelumnya kehilangan dua pemain, Oh In-kyun dan Jonathan Bauman, selain memutuskan melepas Matias Malvino dan Elias Alderete.

Striker Arema FC Dedik Setiawan sempat dikabarkan diminati agen Malaysia. Terbaru, Kushedya Hari Yudo pun santer dikabarkan diminati dua klub Negeri Jiran.

Yudo memilih tidak banyak berkomentar, terkait informasi dia diminati Sabah FA dan Kedah FC. Akan tetapi, bila ada peluang, ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan.

“Saya sejujurnya, secara pribadi no comment (tawaran klub Malaysia). Tapi, kalau memang ada rezeki, ya wallahualam,” ungkap Kushedya Hari Yudo.

Menurutnya, bagi seorang pemain pasti tidak akan melewatkan penawaran yang bagus. Apalagi, dengan kondisi sepak bola di Indonesia yang tak kunjung pasti nyaris setahun terakhir.

“Siapa yang tidak kepingin kalau di sepak bola Indonesia masih seperti ini (tidak pasti). Kalau ada tawaran, Insya Allah saya mau,” paparnya.

Hal ini, jelas berbeda bila di Indonesia sepak bola tidak terhenti dan tanpa kejelasan, seperti yang terjadi 10 bulan terakhir. Menurutnya, dalam keadaan normal, ia menilai tergantung rezeki dimana yang akan membawanya.

“Ya semoga liga cepat bergulir. Kan hampir setahun vakun, sedangkan pemain juga butuh kepastian,” harap dia.

Pemain yang pernah memperkuat PSS Sleman itu mengaku, bila tidak bergulir ia bisa saja tidak berpikir dua kali ketika mendapatkan tawaran dari luar negeri.

“Kalau tidak bergulir, kalau rezeki ke Malaysia, kenapa tidak? Bisa juga cari pengalaman, tambah ilmu dan kita kan gak boleh berhenti menambah kesempatan belajar,” tandasnya. (ley)