2021 Anggaran Bedah Rumah Naik

BEDAH RUMAH: Bupati Malang Drs. H. M Sanusi saat meninjau program bedah rumah di Kecamatan Jabung beberapa waktu lalu.(DOK Newmalangpos)

NewMalangPos, MALANG-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang memastikan program bedah rumah tetap berlanjut di tahun 2021. Bahkan jumlah rumah yang dibedah, meningkat dibanding tahun 2020. Tahun ini ada 600 rumah, sedangkan sebelumnya 500 rumah.

Ketua Baznas Kabupaten Malang Drs Khoirul Hafidz Fanani mengatakan, meningkatnya jumlah rumah yang dibedah tahun 2021 ini mengacu pada data yang diajukan oleh seluruh kecamatan.

“Data yang disampaikan kecamatan berdasarkan usulan dari RT/RW dan desa. Lalu kami verifikasi seluruh rumah yang diajukan,” ucapnya.

Tujuan verifikasi supaya penerima bantuan bedah rumah tepat sasaran. Penerimanya benar warga tidak mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah.

“Prioritasnya atap, lantai dan dinding. Kalau ditemukan atap yang tidak layak langsung kami bongkar dan pasang yang baru. Lantainya juga sudah tidak ada lagi lantai tanah. Termasuk dinding rumah juga tidak lagi ada yang beranyaman bambu atau kayu,” jelas Gus Hafidz sapaan akrabnya.

Dikatakannya, anggaran program bedah rumah sendiri berasal dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikelola Baznas Kabupaten Malang. Nilainya naik dari tahun sebelumnya.

“Sebelumnya Rp 10 juta untuk setiap unit rumah, sekarang naik menjadi Rp 12,5 juta,” katanya.

Disinggung jumlah uang zakat yang dikelola Baznas Kabupaten Malalang, Gus Hafidz hanya tersenyum. Karena pada tahun 2020 menurun, dibandingkan tahun 2019. Sebelumnya terkumpul Rp 8,5 miliar, menurun menjadi Rp 8,3 miliar.

“Menurunnya uang zakat dari ASN karena banyak pegawai yang pensiun di tahun 2020 lalu,” tandasnya.(ira/agp)