11 Rumah Warga Kalipare Terendam

BANJIR: Kondisi genangan air akibat hujan deras yang merendam rumah warga Dusun Krajan I Desa Tumpakrejo Kecamatan Kalipare.(IST/Newmalangpos)

Ketinggian Air Mencapai 1 Meter

NewMalangPos, MALANG-Sebelas rumah di Dusun Krajan I, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare terendam air hingga setinggi satu meter. Dampak hujan deras yang terjadi selama tiga hari terakhir. Selain rumah, lahan persawahan milik warga juga terendam.

“Dari sebelas rumah, hanya tiga rumah yang paling parah terendam air. Sedangkan delapan rumah lainnya, genangan air hanya sampai di halaman depan, tidak sampai masuk ke dalam rumah,” terang Kadi Trantib Kecamatan Kalipare Arif Eko.

Ia menegaskan tidak sampai ada korban jiwa. Karena air hanya menggenangi rumah. Penghuni rumah juga sudah mengungsi ke rumah saudaranya.

Dikatakan Arif, peristiwa seperti ini tidak hanya sekali. Hampir setiap tahun, ketika intensitas hujan turun deras selama beberapa hari. Bukan karena luapan air sungai, tetapi lantaran rumah warga itu berada di dataran rendah dengan kondisi geografis tanah sedikit cekung.

“Air yang merendam rumah warga ini, lama sekali surutnya. Bisa sampai satu minggu. Tetapi kalau terus hujan, maka air tidak akan surut,” ujarnya.

Dijelaskannya, warga mendirikan rumah di wilayah itu sejak tahun 2000. Selama musim hujan dengan intensitas tinggi, rumah mereka selalu terendam.

Tahun 2004 lalu, Pemkab Malang membuat sudetan atau saluran air. Tujuannya supaya saat hujan air tidak sampai menggenang. Namun kemungkinkan sudetan tersebut tersumbat, sehingga air yang awalnya mengalir lancar menjadi tersumbat dan merendam rumah warga.

Arif melanjutkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang sempat menyarankan supaya warga yang tinggal di pemukiman tersebut pindah. Mengingat secara geografis tempatnya memang tidak layak ditempati karena berada di dataran rendah dan rawan genangan air. Namun warga tetap memilih tinggal di daerah tersebut.

Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono membenarkan adanya bencana rumah warga terendam genangan air hujan di Kecamatan Kalipare. Bencana tersebut saat ini sedang dilakukan penanganan dengan menerjunkan anggota untuk pendataan. Lalu langkah yang dilakukan BPBD adalah mengevakuasi warga yang rumahnya terendam.

“Karena potensi hujan masih tinggi, kami menyarankan kepada warga yang rumahnya berada di wilayah itu untuk tinggal di dataran lebih tinggi supaya tidak terkena banjir,’’ tandasnya.(ira/agp)