Berantas Pinjol Ilegal!

NEW MALANG POS – Polisi di Malang Raya segera bertindak tegas terhadap pinjaman online (pinjol) ilegal. Berbagai upaya disiapkan, mulai dari buka posko pengaduan hingga mendata korban pinjol ilegal.

Langkah itu menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada jajaran kepolisian di seluruh Indonesia berantas pinjol ilegal. Polres Batu contohnya segera membuka posko pengaduan.

“Dalam waktu dekat kami buat posko pengaduan. TR atau telegram turun hari ini,” ujar Kasat Reskrim Polres Batu Iptu Yussi Purwanto.

Sampai kemarin diakuinya belum ada laporan terkait korban pinjol ilegal. Ia menduga tidak adanya laporan korban pinjol ilegal dikarenakan korban malu.

“Karena itu dengan instruksi Kapolri kami mengimbau masyarakat yang menjadi korban untuk bisa terbuka dan mengadukan ke Satreskrim,” imbaunya.

Sebab adanya pengaduan, polisi akan berkoordinasi lebih lanjut dengan OJK dalam menindak lanjuti laporan.
Mengetahui rencana polisi membuka posko pengaduan langsung disikapi warga. Salah seorang warga bakal melapor ke polisi lantaran tak meminjam uang di pinjol ilegal tapi selalu diteror menagih utang.

Baca Juga :  Mengenang Masa Lalu Lewat Sinau Sejarah

Polres Malang juga segera bertindak. “Di Polres Malang belum mendapat laporan penipuan pinjaman online ilegal. Jika ada warga yang menjadi korban bisa melapor ke Polres,” ujar Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono.

Bagoes menjelaskan, hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab Polres Malang. Ia mengatakan pinjol ilegal atensi pihaknya. Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi menambahkan masih melakukan pendataan laporan. Utamanya yang terindikasi hal serupa di polsek jajaran wilayah hukum Polres Malang.

“Reskrim lebih kepada fungsi represif, tentu analisa situasi pinjol di Kabupaten Malang seperti apa sedang kita dalami,” kata Donny. Ia memastikan, jika ada temuan pihaknya akan segera menindaklanjuti sesuai aturan.

“Kami saat ini mengumpulkan data di polsek jajaran. Apakah ada pelaporan terkait permasalahan pinjol ilegal. Jika ada kami akan tindaklanjuti sesuai landasan aturan hukum yang berlaku,” kata dia.

Kapolresta Malang Kota (Makota) AKBP Budi Hermanto dihubungi terpisah pastikan siap menuntaskan kasus pinjol ilegal. Dia mengatakan Polresta Makota membuka diri bagi korban pinjol illegal untuk melapor.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah: Kontribusi TNI Tangani Pandemi Covid-19 Luar Biasa

Buher sapaan akrab AKBP Budi Hermanto mengatakan tidak akan tolerir pelaku pinjol illegal maupun atau leasing yang bertindak semena-mena. Khususnya dalam penagihan pembayaran yang represif dan di luar nilai-nilai kemanusiaan.

“Jangan sampai pinjol ilegal atau leasing menggunakan tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat. Pasti akan kami proses. Kami tekankan sekali lagi tidak ada aksi premanisme, tidak ada ruang bagi premanisme di wilayah Kota Malang,” serunya.

Untuk saat ini memang baru satu aduan yang masuk ke Polresta Makota terkait dugaan, adanya tindak pidana dalam proses penagihan. Kasus tersebut sempat ramai di media, lantaran menyeret korban yang merupakan guru TK hingga harus kehilangan pekerjaan beberapa waktu lalu.

Kasus itu masih terus didalami Satreskrim Polresta Makota, karena diduga jaringannya yang berada di luar kota dan berpindah-pindah. Sehingga selain penetapan unsur pidana, pihak Polresta Makota juga tetap menelusuri pelaku-pelaku yang menebar ancaman kepada para peminjam di pinjol ilegal.

Baca Juga :  Gudang Kayu Terbakar, Warga Sekampung Panik

Di sisi lain pengacara yang sering menangani korban pinjol ilegal Slamet Yuono mengaku, memang ada tren kenaikan penggunaan pinjol selama masa pandemi. Hal tersebut ditengarai karena semakin sulitnya perputaran roda ekonomi, hingga masyarakat tergiur dengan iming-iming pinjaman mudah.

“Tentu kami sangat menyambut baik instruksi tersebut, karena memang ini bukan lagi kasus yang bisa dianggap sepele. Karena korban pinjol juga sering mengalami perundungan hingga caci maki yang tidak manusiawi,” ujarnya.

Ia menegaskan memang tidak ada kata terlambat dalam membasmi pinjol ilegal. Akan tetapi ada hal yang lebih penting, selain menangani kejadian akibat korban pinjol ilegal. “Solusi yang utama seharusnya aturan yang menegaskan pelarangan adanya pinjol illegal,” kata dia.

Slamet dalam hal ini tetap mendukung upaya polisi dalam memberantas pinjol yang masuk dalam financial technology (fintech) ilegal. Dirinya berharap polisi benar-benar tegas dalam memberantas pinjol bekerjasama dengan perbankan dan instansi lain yang berkaitan. (eri/tyo/rex/van)

artikel Pilihan