Benahi Serangan!

NEW MALANG POS, JAKARTA – Lini depan Arema FC terus menjadi sorotan. Tak kunjung mendapatkan kemenangan, kegagalan barisan para striker mencetak gol pun membuat kapasitas mereka dipertanyakan. Tak terkecuali pemain asing, Carlos Fortes.

Hingga empat pertandingan, tak ada satu pun gol dicetak oleh pemain depan seperti Fortes, Dedik Setiawan dan Kushedya Hari Yudo. Padahal, mereka selalu diturunkan dalam empat laga. Alhasil, sindiran mulai bermunculan dari Aremania, yang sejatinya rindu kemenangan.

“Permainan meningkat drastis bisa menguasai permainan, pertahanan cukup solid, lini tengah bisa menguasai, permainan sabar, kombinasi bagus, finishing cukup jadi PR lagi mungkin nih butuh pelatih khusus striker buat Dedik dll,” ujar Devano Setianto, pemilik akun Instagram @devantott yang berasal dari Wonogiri.

Baca Juga :  Anak-Anak Sudah Boleh Naik Kereta Api

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida mengatakan, terkait striker yang tidak bisa mencetak gol, dia tidak mau menyalahkan satu nama pemain. Ketika tidak ada gol tercipta, maka semuanya sama.

“Seperti saya menilai yang lain, ketika tak bisa cetak gol semua sama. Jadi saya tidak mau bahas masalah ini (nama pemain yang tak bisa mencetak gol,” ujar Eduardo Almeida.

Almeida tak mau membahas sosok pemain yang dikritik seperti Carlos Fortes atau Dedik Setiawan. Sebab, menurutnya, dalam setiap laga yang sudah dilalui dia juga menilai pemain secara merata.

Baca Juga :  Malang Jejeg Siap Menang

“Ada pemain lain yang memiliki peluang juga dan tidak cetak gol. Saya rasa semua sama,” papar dia.

Menurutnya, bagi timnya paling penting adalah bisa mencetak gol. Apalagi di pertandingan selanjutnya melawan Persipura, Rabu (29/9) besok. Gol wajib dibuat Arema FC, tak sekadar peluang seperti di laga sebelumnya. Bila tidak, maka Tim Singo Edan harus siap semakin terpuruk di papan bawah.

Sementara itu, dalam sesi latihan Tim Arema FC di Lapangan ABC Senayan, Senin (27/9) kemarin, para pemain pun mendapatkan menu khusus untuk mencetak gol. Dimulai dari membuat serangan, mencetak gol melalui permainan terbuka hingga melalui eksekusi bola mati.

Baca Juga :  Pemkab Malang Targetkan TPST Mulyoagung Top 45 KIPP

Beberapa pemain mendapatkan menu khusus tersebut seperti Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan, Feby Eka Putra, Carlos Fortes hingga Muhammad Rafli. Mereka disupport barisan second line seperti Dendi Santoso, Alfarizi, Rizky Dwi Febrianto, Jayus Hariono, Dave Mustaine hingga Hanif Sjahbandi. (ley/nmp)

artikel Pilihan