Berita Utama Belum Vaksinasi Dilarang ke Mall

Belum Vaksinasi Dilarang ke Mall

Pengunjung Malang Town Square harus melakukan scan barcode sebagai bukti telah melakukan vaksinasi untuk masuk ke mall. (NMP-Ipunk Purwanto)

MALANG, NewMalangPos – Mau ke mall? Vaksinasi dulu! Kebijakan wajib vaksinasi ini diberlakukan di Malang Town Square (Matos). Untuk membuktikannya harus scan barcode yang terhubung ke aplikasi Peduli Lindungi.

Kewajiban ini berlaku penuh di Matos. Mulai dari pengelola, karyawan Matos dan tenant hingga pengunjung. Aturan tersebut guna mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19, termasuk percepatan vaksinasi demi mencapai herd imunity.

“Wajib scan barcode untuk menunjukkan sudah vaksin atau belum telah kami lakukan sejak awal PPKM, semua demi kebaikan kita bersama. Kalau belum vaksin tidak bisa masuk mall, khususnya karyawan yang belum vaksin tidak boleh kerja di Matos,” ungkap Mall Director Malang Town Square, Fifi Trisjanti.

Ia menegaskan semua karyawan dan tenant harus sudah vaksin 100 persen. Paling tidak vaksin dosis pertama, hal ini untuk mengurangi angka kasus Covid-19 di Malang. Untuk membuktikan sudah vaksin atau belum, Matos telah menyediakan scan barcode di pintu masuk.

Saat ini hanya ada dua akses masuk, nantinya scan barcode juga bakal ada di semua pintu masuk apabila mall sudah bisa beroperasi secara penuh. “Nanti kami bakalan ada barcode di semua pintu masuk, jadi yang mau masuk akan scan barcode yang terhubung dengan Peduli Lindungi sehingga yang sudah vaksin bisa terlihat, ini sudah kami jalankan untuk semua pengunjung bahkan juga driver ojek online,” urainya.

Hal ini diberlakukan karena selama PPKM mall tidak sepenuhnya tutup, terdapat Hypermart yang melayani kebutuhan pokok sehari-hari, apotek dan tenant makanan yang tetap buka. Meskipun pengunjung tidak boleh dine in namun masih ada pengunjung dan mereka harus vaksin supaya bisa masuk.

Meskipun ia sendiri masih belum tahu kapan mall di Malang boleh buka namun pihaknya telah mempersiapkan sejak awal. Bahkan nanti ketika sudah boleh beroperasi penuh Matos akan memberikan hadiah menarik bagi pengunjung yang sudah vaksin.

“Memang wajib vaksinasi ketika masuk ke mall membuat kita tidak nyaman tetapi peraturan ini kan berlaku di semua mall seluruh Indonesia. Kita hanya mengikuti apa yang diminta pemerintah, tetapi apapun itu demi kebaikan kita dan pandemi segera usai agar perekonomian kembali lancar,” urai Fifi.

Tak hanya itu, Matos juga melarang pengunjung anak kecil  masuk ke dalam mall. Hal ini dikarenakan mereka belum dianjurkan menerima vaksin dan anak-anak termasuk rentan terhadap paparan Covid-19. “Pemerintah itu wakilnya Tuhan di dunia kalau kebijakan ini berhasil semua banyak yang vaksin, herd imunity kita akan tercapai,” pungkasnya. (lin/van)

Exit mobile version