Barcelona Kalah, Madrid Mau Beli Mbappe dan Haaland

Erling Haaland disebut jadi buruan Madrid di musim depan. (AP/Martin Meissner/CNN Indonesia)

Jakarta, NewMalangPos – Barcelona mengakui bahwa Real Madrid bisa saja membeli Kylian Mbappe dan Erling Haaland berkat kelihaian Florentino Perez mengatur klub.

Eduard Romeu, Wakil Presiden Barcelona yang menangani ekonomi klub, mengakui bahwa Madrid dalam kondisi terbaik di bursa transfer. Lantaran kondisi keuangan yang sehat, Madrid disebut Romeu benar-benar bisa membeli Mbappe dan Haaland.

“Sangat mungkin mereka bisa merekrut Mbappe dan Haaland. Real Madrid adalah klub besar dan mereka adalah klub yang sangat kuat,” ucap Romeu pada El Partidazo de COPE, dikutip dari Marca.

Romeu mengakui bahwa dirinya mengagumi Perez dalam mengelola keuangan Madrid. Haaland dan Mbappe sendiri juga disebut sempat masuk dalam radar bidikan Barcelona sebelum kasus pembatasan gaji menerpa Barcelona.

Baca Juga :  White: McGregor Bisa Balik ke UFC Tahun Ini Selepas Patah Kaki

“Bila kami mampu menuntaskan kewajiba kami dalam beberapa tahun terakhir, kami akan berada di posisi yang sama. Menilik cara Florentino Perez menjalankan klub, semua harus angkat topi untuknya.”

“Saya sangat mengagumi dirinya dari segi bisnis maupun pribadi. Saya hanya bisa memberikan pujian pada dirinya,” kata Romeu, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (18/9).

Di bursa transfer musim ini, Madrid sendiri gagal mendapatkan Mbappe. Mereka disebut sempat menawarkan angka mendekati 180 juta euro yang ditolak oleh PSG.

Baca Juga :  Program Shin Tae Yong di Timnas Berantakan Tanpa Kompetisi

Namun kontrak Mbappe di PSG bakal berakhir di pengujung musim. Tanpa perpanjangan kontrak, Mbappe bisa pergi dengan gratis dan hal itu akan menguntungkan Los Blancos bila Mbappe memilih pergi ke Madrid.

Sementara itu klausul pelepasan Haaland di tahun depan hanya ada di angka 68 juta poundsterling alias Rp1,3 triliun. Angka tersebut terbilang mudah untuk dipenuhi oleh Madrid.

Barcelona saat ini berada dalam masalah perihal pengaturan struktur batas gaji pemain. Dengan aturan baru yang berlaku di La Liga musim ini, Barcelona harus melakukan langkah-langkah penting untuk mengurangi batas gaji.

Baca Juga :  Lolos Grup Piala Dunia 2021 Bukan Target Shin Tae Yong

Salah satunya adalah dengan ikhlas melepas Messi pergi karena gaji Messi terbilang besar meski sudah menyetujui pemotongan gaji.

Barcelona bahkan harus mendapat ‘bantuan’ lewat pemotongan gaji para kapten agar beban gaji mereka terasa lebih ringan. Hal itu dilakukan demi mendaftarkan pemain baru macam Memphis Depay dan Sergio Aguero.

Di saat penutupan bursa transfer, Barcelona bahkan masih harus mengikhlaskan meminjamkan Antoine Griezmann ke Atletico Madrid. Pada akhirnya, mereka malah meminjam Luuk de Jong untuk amunisi di lini depan.
(ptr/cnni/mg7/mg9/mar/nmp)

artikel Pilihan