Barang Bukti Granat hingga Narkoba Dimusnahkan Oditur Militer Jakarta

5
Foto: Oditur Militer Jakarta Musnahkan Barang Bukti Narkoba hingga Granat (Foto: Karin/detikcom)

Jakarta, NewMalangPos – Barang bukti perkara yang sudah mempunyai keputusan tetap dimusnahkan
Oditur Militer (Otmil) II-07 Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) TNI memusnahkan. Barang bukti yang paling banyak dimusnahkan ialah 10.144 butir amunisi dan selongsong. Selain itu, turut dimusnahkan juga barang bukti narkoba.
Barang bukti narkoba tersebut terdiri dari ekstasi sebanyak 9.153 butir, sabu seberat 2 kilogram dan ganja seberat 2 kilogram.

Pemusnahan barang bukti dilakukan di halaman Pengadilan Militer Tinggi II Jalan Dr Sumarno, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/3). Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin oleh Oditur Jenderal (Orjen) Babinkum TNI Marsma TNI Sujono.
Sujono juga didampingi oleh Kaotmil Babinkum TNI Kolonel Sus Faryanto Situmorang, Irutwassus Inspektorat Babinkum TNI Letkol Chk Irman Putra, Wakadilmil II-08 Letkol Chk Sahrul dan Kapaldam Jaya Letkol Cpl Achmad Suryadi Anjar Iswanto.

Dilansir dari detikcom, Jumat (19/3), barang bukti sitaan yang dimusnahkan tersebut antara lain, yaitu sabu seberat 2 kg, ekstasi sebanyak 9.153 butir, ganja seberat 2 kg, senjata api sebanyak 102 pucuk. Selain itu, terdapat amunisi dan selongsong peluru sebanyak 10.144 butir, handphone, bangkai kendaraan bermotor, korek api berbentuk pistol sebanyak 6 pucuk, bekas alat konsumsi narkotika sebanyak 50 buah dan alat penusuk juga pemukul.

“Adapun uang palsu senilai Rp 2 juta beserta bahan baku kertas untuk uang palsu yang belum menjadi uang palsu,” ujar Oditur Jenderal (Orjen) Babinkum TNI Marsma TNI Sujono.

“Selain itu, terdapat juga sejumlah botol miras juga alat hisap sabu yang turut dimusnahkan hari ini,” kata Sujono.

Barang bukti narkoba dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam alat pembakaran yang dibawa langsung oleh BNN ke Pengadilan Militer Tinggi II. Airsoft gun dipotong dengan gerinda.

Sementara, untuk beberapa bahan peledak, seperti granat, TNT dan detonator sebanyak 10 buah nantinya akan diserahkan ke Pangdam Jaya untuk dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Barang bukti tersebut merupakan hasil kasus pidana prajurit TNI, di antaranya Praka Budiman CS dan 493 prajurit TNI terpidana lainnya. (mae/dtk/ley/nmp)