Bantuan Langsung Tunai Cair, Pemkot Batu Salurkan ke 3.325 Profesi Terdampak

Warga terdampak pandemi Covid-19 di Kota Batu mulai mendapatkan BST senilai Rp 300 ribu dari Pemkot Batu mulai pekan ini.(NMP/KERISDIANTO)

KOTA BATU, New Malang Pos – Pemkot Batu terus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BST) bagi profesi terdampak PPKM Darurat pandemi Covid-19 di Kota Batu.

Totalnya Rp 997,5 juta telah disalurkan kepada 3.325 warga terdampak Pandemi Covid-19 dengan masing-masing warga mendapat Rp 300 ribu.

Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan upaya Pemkot Batu dalam meringankan beban masyarakat. Khususnya bagi mereka yang terimbas pekerjaan atau dirumahkan akibat PPKM Darurat.

“Kami berharap bantuan yang disalurkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Setidaknya hingga pemberlakuan PPKM Darurat berakhir,” ujar Dewanti kepada New Malang Pos.

Dalam penyaluran bantuan, pihaknya mengerahkan beberapa OPD. Misalnya bagi bagi PKL didata oleh Diskoperindag. Serta pekerja wisata didata oleh Disparta.

Baca Juga :  Sampel dari Tiga Pertandingan

“Kami berharap PPKM Darurat tidak diperpanjang dan masyarakat bisa kembali beraktifitas. Namun semua harus saling mengingatkan dan menjaga agar masyarakat selalu menjaga prokes. Sehingga kesehatan tetap terjaga dan ekonomi kembali bergerak,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Batu, Ririk Mashuri menyampaikan bahwa BST bagi profesi terdampak PPKM Darurat pandemi Covid-19 di Kota Batu mulai disalurkan sejak pekan ini. Totalnya 2.566 penerima BST yang datanya di dapat OPD terkait dan 759 penerima BST dari masyarakat di lima Kelurahan.

Ia merinci dari Badan Tenaga Kerja ada 486 orang dengan penyaluran di JTP 3. Kemudian dari Diknas mencatat 45 guru honorer di Balai Kota Among Tani dan Dinas Pariwisata yang mendata 925 pegawai wisata terdampak.

Baca Juga :  Vokalis My Chemical Romance Rilis Lagu untuk Umbrella Academy

“Dari Dinsos sendiri mencatat 124 orang mendapat bantuan. Selanjutnya dari Dishub yang mendata supir angkot dan jukir terdampak sebanyak 445 orang,” bebernya.

Serta dari Diskoperindag yang mencatat 510 PKL hingga pelaku usaha mikro kecil terdampak mendapat BST di Graha Pancasila dan Dinas Pertanian yang menyalurkan 31 petani terdampak di Balai Desa Sumberejo Kota Batu.

“Sementara untuk BST di 19 pemerintah desa juga telah disalurkan melalui anggaran DD. Sehingga Dinsos hanya mengcover mereka yang terdampak profesinya di wilayah Kelurahan dan yang belum mendapat melalui BLT DD,” paparnya.

Baca Juga :  Gaet Pemain Gaek

Diketahui untuk alokasi Anggaran BLT dari Dana Desa sebesar Rp. 7,3 miliar untuk setahun yang diperuntukkan Keluarga Penerima Manfaat di 19 desa yang ada di Kota Batu. Proses penyaluran BLT Dana Desa tersebut sudah tersalurkan sejak bulan Januari tahun 2021 sampai dengan saat ini yang sudah tersalurkan sebesar Rp. 3 miliar.

Akibat PPKM Darurat ini, DPMPTSP dan Naker Kota Batu mencatat 1.104 pegawai dirumahkan dari 14 perusahaan di Kota Batu. Jumlah itu meliputi sebanyak 683 pegawai merupakan warga Kota Batu dan 421 pegawai lainnya merupakan warga luar daerah. (eri)