Bagi Takjil Sekaligus Sampaikan Imbauan Larangan Mudik

8
Ketua Tim penggerak PKK Desa Bunut Wetan Kecamatan Pakis Anik Puji Astuti Buchori tampak membagikan nasi kepada para pengguna jalan di depan kantor Desa Bunut Wetan. (NMP-IRA RAVIKA)

Tim Penggerak PKK Bunut Wetan

MALANG, NewMalangPos – Tim Penggerak PKK Desa Bunut Wetan Kecamatan Pakis menggelar aksi sosial. dengan membagikan takjil kepada warga, Senin (3/5) sore. Berlokasi di seberang Kantor Desa Bunut Wetan, para anggota PKK Desa Bunut Wetan tampak sangat semangat, membagikan takjil berupa nasi dan kue tersebut kepada para warga. Tidak lebih dari 45 menit, semua paket takjil ini ludes dibagikan.

“Hari ini ada sekitar 500-an takjil yang kami bawa untuk kami bagikan. Alhamduillah, semuanya lancar,’’ kata Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bunut Wetan Anik Puji Astuti Buchori.

Dia juga mengatakan, kegiatan ini didukung oleh anggota Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Bunut Wetan.
Pembagian takjil sendiri dilakukan mulai pukul 16.15. Anggota tim penggerak PKK memilih seberang jalan sebagai tempat berbagi takjil, karena saat itu merupakan jam pulang kerja.

Baca Juga: Asal Punya Stiker Khusus, Bus Antarkota Bisa Beroperasi

“Banyak warga yang pulang kerja. Sehingga kami baginya di seberang,’’ katanya.

Anik menjelaskan, jika takjil yang dibagikan kepada warga ini dibeli dengan cara patungan seluruh anggota. Di mana para anggota lebih dulu mengumpulkan donasi, untuk kemudian membeli paket nasi dan kue. Selanjutnya, nasi dan kue itu dibagikan kepada warga.

“Ini murni kegiatan PKK. Makanan itu juga dibeli dari donasi uang anggota PKK,’’ tambahnya.

Baca Juga: Siap-Siap! Youtube Mulai Uji Fitur Baru untuk Tulis Komentar

Anik juga menjelaskan, pembagian takjil ini merupakan rangkaian kegiatan bakti sosial yang digelar Tim Penggerak PKK Desa Bunut Wetan. Sebelumnya, Anik menyebutkan ada kegiatan membagikan baju layak pakai di Dusun Boro Bunut. Ada 260 KK yang menerima pakaian bekas layak pakai yang yang dikumpulkan dari warga.

“7 Mei mendatang, kami juga akan memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu,’’ tambahnya.

Anik mengatakan, targetnya ada 60 anak yatim piatu yang akan mendapatkan santunan.
Sementara itu selain membagikan takjil dan membagikan pakaian layak pakai, tim penggerak PKK Desa Bunut Juga melakukan sosialisasi larangan mudik untuk warga. Anik tak menampik jika di lingkungan Desa Bunut Wetan banyak warga yang bekerja di luar kota.

“Kami bersama bidan desa, dan kecamatan Pakis terus memberikan imbauan-imbauan kepada warga untuk tidak mudik. Kalau ada keluarga yang tinggal di luar kota, agar bersabar,’’ katanya.

Prinsipnya larangan mudik ini dikatakan Anik tak lain untuk menekan angka penyebaran Covid-19. “Kami saat menggelar kegiatan juga terus melakukan sosialisasi larangan mudik. Dan kami yakin, warga Desa Bunut Wetan tertib,’’ dan taat aturan.(ira/ley)