Awas Penipuan! Akun Facebook Atas Nama Kapolresta Malang Kota Hoax

MALANG, NewMalangPos – Aksi penipuan kini semakin marak dan menghalalkan segala cara. Salah satunya calon penipu yang mencatut atau menggunakan nama Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto.

Nama AKBP Budi Hermanto beserta foto dirinya digunakan dalam sebuah akun media sosial facebook, dengan nama ‘Budi Hermanto’. Dalam akun facebook tersebut, pelaku mengunggah foto-foto Kapolresta Malang saat menggunakan baju dinas Polri.

Akun tersebut juga mengunggah ajakan untuk mengikuti kegiatan ‘Event Lelang Barang Sitaan Bea dan Cukai Negara di Kantor KPKNL’. Selain itu calon penipu ini juga membuat grup pada 18 Juli, yang ditujukan bagi para peserta event lelang tersebut.

Baca Juga :  Kades Sumberkradenan Tersangka Korupsi DD

Pelaku sempat mengunggah gambar daftar barang lelang pada Senin (26/7), dan saat ditelusuri pada Rabu, (27/7) diketahui unggahan tersebut sudah dihapus. Sehingga hanya unggahan tulisan bernada ajakan saja tanpa disertai gambar.

DICATUT: Akun facebook yang mencatut nama dan foto Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto untuk melakukan aksi penipuan.( NMP – IST)

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan, bahwa dirinya tidak memiliki media sosial Instagram, Facebook, Twitter dan lain sebagainya.

“Bagi yang mengetahui ada media sosial yang menggunakan nama AKBP Budi Hermanto, dapat dipastikan itu adalah akun palsu atau tidak benar adanya,” tuturnya.

Baca Juga :  Dua Kecelakaan, Dua Nyawa Melayang

Dalam sebuah unggahan di akun Instagram Polresta Malang Kota, ia menyampaikan bahwa foto dirinya hanya diunggah bagi mitra atau pihak yang sudah bekerjasama dengan dirinya atau instansinya. Sehingga apabila ada pihak lain yang menggunakan, dapat dipastikan itu tidak resmi.

“Kami mengimbau masyarakat terkait akun palsu ini. Semoga tidak sampai menimbulkan korban,” ungkap Buher, sapaan akrab Kapolresta Malang Kota.

Ia juga mengimbau masyarakat jangan sampai mudah tertipu, oleh penjual barang dengan harga murah yang tidak wajar. Karena kebanyakan modusnya adalah tawaran harga murah, kemudian meminta untuk melakukan transfer uang lebih dulu.

Baca Juga :  Wanita Berhijab Curi Dompet Jamaah Masjid

“Untuk saat ini masih imbauan karena belum ada korban, dan harapannya jangan sampai ada korban,” tuturnya. (rex/ley)

artikel Pilihan