Antisipasi Tak Bisa Mudik Idul Fitri

11

MALANG, NewMalangPos – Libur selama satu minggu di bulan puasa sebetulnya tidak masuk dalam program pelatih. Namun setelah berembuk dengan manajemen, libur selama sepekan itu diberikan. Dengan demikian, para pemain bisa punya waktu lebih lama berpuasa bersama keluarga.

“Saya sempat diskusi dengan pelatih. Saya sampaikan kalau kita ini hidup di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim. Dengan libur ini, setidaknya memberi kesempatan yang lebih lama bagi pemain yang muslim berkumpul dengan keluarga di minggu awal puasa,” terang General Manager Arema FC Ruddy Widodo kepada New Malang Pos.

Menurut dia, skema itu sedikit berbeda dengan rancangan pelatih. Pelatih hanya menyediakan libur tiga hari. Namun setelah dipertimbangkan kembali, waktu tiga hari terlalu mepet bagi pemain yang rumahnya jauh dari Malang.

“Pelatih minta liburnya tiga hari, hari Selasa, Rabu, Kamis. Hari Jumat dan Sabtu latihan. Minggu libur lagi. Saya mikirnya pemain yang ada di luar kota itu kan kasihan. Biarlah mereka agak lama dengan keluarganya,” ungkap Ruddy.

Sebagaimana diketahui, bek tengah Bagas Adi Nugroho sudah kembali ke Jogjakarta. Kiper Kurniawan Kartika Ajie pun juga sudah pulang ke Balikpapan. Di waktu libur ini, pelatih memang membebaskan pemain untuk ke luar kota.

Ruddy juga mempertimbangkan adanya larangan mudik di hari raya Idul Fitri nanti. “Kalau kumpul sama keluarga itu kan bisa fresh, sekalian silaturahmi. Belum tentu nanti hari raya tidak kena larangan mudik. Jadi kami berikan sekarang liburnya sampai Minggu (18/4),” tutur dia.

Bukan hanya Arema FC yang meliburkan para pemainnya di awal bulan Ramadan ini. Madura United juga baru akan kembali berkumpul di hari Minggu (18/4). Persebaya Surabaya juga meliburkan timnya selama sepuluh hari.

Ruddy pun memahami ada risiko di balik libur terlalu lama ini. Pemain bisa jadi harus kembali menyesuaikan kondisi fisiknya ketika bertemu kembali, Senin (19/4) depan. Walaupun pelatih sudah sempat menyatakan, kondisi fisik pemain dalam keadaan bagus, sehingga libur seminggu tidak akan berdampak, asalkan mereka bisa menjaga kebugaran.

“Saya tahu setelah libur puasa ini mereka harus kembali menyesuaikan. Sekalipun latihan pas puasa, itu kan sulit menaikkan, hanya bisa menjaga. Tapi tidak masalah, wong event Ramadhan ini setahun sekali kok,” ujarnya. (abr/ley)