Anggaran MCC Berkurang Rp 2 M

Dewan Desak Cegah Banjir di Sekitar Lokasi MCC

NEW MALANG POS – Anggaran pembangunan tahap dua Malang Creative Center (MCC) Kota Malang berkurang. Jumlah anggaran yang berkurang hingga mencapai Rp 2 miliar dari pagu awal.

Namun demikian Komisi C DPRD Kota Malang mengingatkan Pemkot Malang memperhatikan upaya pencegahan banjir di sekitar MCC.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Malang total pagu anggaran proyek multiyears tersebut Rp 100 miliar Di tahap pertama tahun 2021 ini dianggarkan Rp 25 miliar, sedangkan sisanya Rp 75 miliar dianggarkan tahun 2022.
Namun dari pembahasan final APBD Kota Malang tahun 2022 belum lama ini, tahap kedua pembangunan MCC dialokasikan anggaran Rp 73 miliar.

Berkurangnya alokasi anggaran tahap kedua pembangunan MCC dipastikan tak mengurangi mutu ataupun kualitas pekerjaan proyek mercusuar itu. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Ir Diah Ayu Kusuma Dewi.

Baca Juga :  Pemkot Malang Beri Keringanan Pajak Non PBB Hingga 50 Persen

“Tak mengurangi kualitas atau mutu pekerjaan. Karena itu nilainya hasil dari proses penawaran saat lelang konstruksi dengan peserta tender yang jadi pemenang,” jelas Diah saat ditemui di Balai Kota Malang, Rabu (13/10).

Ia mengungkapkan pengurangan anggaran dari pagu awal tidak akan memegaruhi mutu pekerjanan karena sudah disepakati perhitungan hingga proses pengerjaan.

Diah yang juga menjabat Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Malang ini menjelaskan sekarang proses pembangunan MCC tahap pertama sudah mencapai 30 persen lebih. Sesuai dengan target pembangunan di tahap pertama.
Meski begitu disisi lain, pembangunan MCC menyisakan catatan penting.

Baca Juga :  Daluarsa Tahun Depan, Kasus Munir Belum Tuntas

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Fathol Arifin menegaskan angggaran kurang lebih Rp 98 miliar untuk MCC harus memperhatikan aspek pembangunan lain.

“Di tahap pertama ini kami punya beberapa catatan. Salah satunya untuk antisipasi dampak pembangunan seperti banjir di kawasan sekitar. Kita sudah sampaikan agar dibuat area penampung air,” jelas Fathol.

Ia menjelaskan sebelumnya tidak direncanakan pemkot. Namun dari dua kali pemantauan di lapangan, Komisi C melihat potensi dampak banjir. Pasalnya beberapa kali hujan, area kawasan proyek MCC menjadi lokasi genangan air hujan.

Belum lagi dikhawatirkan, dampak pembangunan MCC bisa meluapkan air genangan ke kawasan Pasar Blimbing. “Karena itu kita minta buatkan tempat penampungan air di bagian utaranya Pasar Blimbing. Kita sudah tambahi anggarannya di PAK buat embung itu sekitar Rp 1 miliaran,” jelas politisi PKB ini.

Baca Juga :  Kota Malang Butuh 1400 Sumur Resapan

Fathol menambahkan embung menjadi sangat penting untuk ditambahkan. Karena itulah pihaknya akan kembali mengawasi pembangunan tahap kedua tahun depan. Selain itu ada pula catatan berkaitan dengan gorong-gorong.
Catatan ini juga ditemukan saat proses pembangunan tahap pertama MCC. Komisi C menerima keluhan terkait tidak adanya gorong-gorong di area gerbang MCC dikerjakan.

“Jadi memang ini warga yang minta. Sebelumnya mereka memang terlambat untuk meminta itu saat pembahasan sebelum pembangunan. Tapi akhirnya bisa dikerjakan dan kami minta diprioritaskan dibangun di tahun ini,” jelas Fathol. (ica/van)

artikel Pilihan