Akun Resmi Setneg Dibanjiri Komen Netizen Usai Unggah Foto Jokowi ke Pernikahan Atta-Aurel

8
Presiden Joko Widodo menjadi saksi Pernikahan Atta Halilintar - Aurel Hermansyah. (Foto: Biro Pers Kepresidenan/Lukas)

Jakarta, NewMalangPos– Presiden Joko Widodo menyempatkan diri kondangan ke pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Dia hadir secara langsung meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Jokowi datang didampingi Ibu Negara Iriana. Mereka menghadiri akad nikah yang berlangsung di Ballroom Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/4).

Peristiwa itu diunggah oleh akun twitter resmi Sekretariat Negara, @KemensetnegRI, kemarin dan mendapat beragam respons dari warganet. Ada yang mengkritik, tak sedikit pula yang mengapresiasi.

Situs resmi Kementerian Sekretaris Negara juga memberitakan kehadiran Jokowi dalam pernikahan dua selebritas tersebut.

“Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana hadir pada acara akad nikah Titania Aurelie Nur Hermansyah (Aurel) dengan Muhammad Attamimi Halilintar (Atta),” seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Sekretariat Negara, Minggu (4/3).

Jokowi hadir mengenakan jas hitam. Peci hitam tersemat di kepala. Tak lupa, ia mengenakan masker berwarna hitam selama acara berlangsung.

Baca juga: Arema FC Women Sabet Runner Up

Dikutip CNN Indonesia, Minggu (4/4) saat ijab kabul, Jokowi duduk satu meja dengan enam orang lainnya. Kedua mempelai duduk di sisi kiri Jokowi. Di sisi kanan, ada penghulu dan orang tua mempelai.

Jauh di ujung meja, ada mantan rival Jokowi di dua pilpres terakhir: Prabowo Subianto. Duo “lawan jadi kawan” itu hadir sebagai saksi pernikahan.

Usai ijab kabul disahkan, Atta dan Aurel menyalami sejumlah tamu undangan. Jokowi dan Iriana menyalami pengantin baru tanpa bersentuhan tangan.

“Sebelum meninggalkan tempat acara, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana terlebih dahulu memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai,” dikutip dari situs resmi Setneg.

Sejak pandemi Covid-19 melanda, pernikahan jadi salah satu kegiatan yang dibatasi. Bahkan, pada awal penerapan PSBB, warga sempat dilarang menggelar resepsi pernikahan. (dhf/wis/cnni/mg2/ggs/nmp)