Akrab Disapa Ustaz Gondrong Mampu Gandakan Uang di Bekasi Diselidiki Polisi

8
Ilustrasi: (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)

Bekasi, NewMalangPos – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan tengah menyelidiki pria berinisial H yang viral di media sosial.

Penyelidikan dilakukan lantara diduga atas klaim mampu menggandakan uang di wilayah Babelan, Bekasi. Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengungkapkan bahwa pria tersebut kerap disapa ‘ustaz gondrong’ oleh warga.

“Mengaku ustaz, cuma ditanya soal surat-surat (Alquran) juga enggak ngerti,” kata Hendra saat dihubungi, Senin (22/3).

Melansir dari CNN Indonesia, Senin (22/3), Hendra menuturkan saat ini Polsek Babelan masih menyelidiki peristiwa ini. Termasuk, memeriksa H dan istrinya yang merekam video tersebut hingga akhirnya viral di media sosial.

Kata Hendra, dalam penyelidikan ini, kepolisian bakal mengusut dugaan penipuan yang dilakukan oleh H.

“Masih dalam penyelidikan, apakah yang bersangkutan bisa menggandakan atau hanya sekedar main-main, atau iktikad tidak baik untuk melakukan penipuan, ini lagi diselidiki,” tuturnya.

Aksi H menggandakan uang menggunakan jenglot diunggah di media sosial Facebook pada Sabtu (20/3) dan menjadi viral.

Dalam video yang diunggah itu, tampak seorang pria berambut gondrong dan mengenakan peci berwarna hitam duduk di lantai. Selain itu, beberapa pria dewasa kemudian terlihat mengelilingi H yang tengah membuka kotak serta plastik warna hitam.

Mulanya, H membuka kotak kecil berwarna abu-abu yang berisi sebuah benda warna hitam. Setelahnya, H membungkus benda itu dengan kertas.

Gulungan kertas itu lantas dimasukkan ke kotak hitam berukuran lebih besar. Selanjutnya, gulungan kertas diambil lagi dan diletakkan kembali ke dalam kotak warna abu-abu.

H lalu memasukkan kembali kertas itu ke kotak hitam dan mengambil kantong plastik berwarna hitam untuk menutupi kotak hitam itu.

Seketika, muncul asap dari kantong plastik itu. H kemudian membuka kotak hitam itu dan terlihat uang kertas Rp100 ribu dalam jumlah yang banyak. (dis/ugo/cnni/mg2/ggs/nmp)