Akhirnya Banjir Bansos

Pencairan dana Bansos PPKM Darurat yang di terima warga Kota Malang. (NMP-Ipunk Purwanto)

Sumber Anggaran dari APBN dan APBD

Pencairan di Kelurahan Hingga Kantor Pos

MALANG, NewMalangPos – Bantuan sosial (bansos) mulai mengalir deras saat PPKM Darurat diperpanjang. Bantuan dari pemerintah pusat dan pemda masing-masing di Malang Raya sudah bisa dinikmati warga.

Khusus di Kota Malang, sebanyak 52.228 warga kecipratan bansos. Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menjelaskan bansos ini bersumber dari  anggaran pemerintah pusat melalui program Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial (Kemensos) dan dari APDB Kota Malang tahun anggaran 2021.

Sutiaji merinci dari BST Kemensos sebanyak 14.644 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) warga Kota Malang yang menerima bantuan. Sementara penerima bansos yang bersumber anggaran dari APBD Kota Malang sebanyak 22.861 penerima, ditambah 12.223 warga dari pendataan anggota DPRD Kota Malang. Selain itu terdapat 2.500 PKL yang juga menerima bansos.

Baca Juga :  Ditinggal Bruno Smith

Pencairan sudah mulai dikucurkan. Mulai pekan ini hingga pekan depan sesuai jadwal yang ditentukan. Proses pencairan di masing-masing kelurahan.

“Anggaran bansos kita ambil dari BTT (Belanja Tidak Terduga) APBD Kota Malang tahun 2021. Kemarin kita anggarakan Rp 56 miliar. Dan sudah terpakai kurang lebih 27 persen,” jelas Sutiaji.

Saat ini bansos bagi warga Kota Malang sudah mulai disalurkan. Disalurkan di sejumlah titik distribusi per kelurahan. Besarannya kepada masing-masing penerima sebesar Rp 600 ribu untuk periode dua bulan yakni Juli dan Agustus.

Baca Juga :  keluar dari zona nyaman, membawa 1.6 ribu subscribers

Sementara penerima BST Kemensos RI sudah dicairkan mulai Minggu (18/7). BST program Kemensos dicairkan kepada 14 ribu lebih penduduk Kota Malang. Jumlahnya Rp 600 ribu per KPM (Keluarga Penerima Manfaat) untuk 2 bulan pencairan. Yakni Mei dan Juni masing-masing Rp 300 ribu per bulannya.

Pencairan BST Kemensos dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia yang kemudian dialirkan ke kantor-kantor kelurahan di Kota Malang. Lokasi pencairan BST dilakukan di seluruh kantor kelurahan tapi bisa juga diambil di Kantor Pos Malang untuk beberapa kelurahan yang sudah ditentukan.

Pantauan New Malang Pos Rabu (21/7) kemarin, warga masih terlihat melakukan pencairan BST di Kantor Pos Malang. Wakil Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Malang Muhammad Budiono menjelaskan total KPM penerima Bansos Kemensos untuk wilayah Kota Malang sebanyak 14. 644 KK.

Baca Juga :  Diperkuat Lima Pemain Timnas

“Syarat pengambilan yakni datang sendiri dengan membawa KTP dan KK. Jika tidak bisa datang bisa diwakilkan oleh orang yang ada dalam satu KK,” jelas Budiono. Ia menjelaskan sebagian besar BST sudah dicairkan dan diterima KPM. Sebagian kecil yang belum menerima akibat beberapa alasan. Seperti sedang isolasi mandiri (isoman), sakit atau keadaan lainnya.

Budiono mengatakan bagi masyarakat yang sakit atau sedang isoman juga yang difabel, Kantor Pos Malang bisa memfasilitasi dan mengantarkan BST tersebut ke kediaman KPM.