Adu Kualitas Program Kerja

10

Malang, NewMalangPos– Seluruh grand finalis Putri Kartini Malang 2021 beradu kualitas program kerja dalam sesi deep interview. Pemaparan program kerja ketika terpilih menjadi Putri Kartini Malang 2021 jadi salah satu pertanyaan dasar yang ditanyakan ke semua grand finalis.

Sebelumnya, seluruh grand finalis ini tidak mendapat kisi-kisi terkait pertanyaan yang ditanyakan. Meskipun begitu, jawaban soal program kerja dari masing-masing grand finalis sangat berkualitas.

Ketua Panitia Putri Kartini Malang 2021 Arrum Ajeng Gandina mengungkapkan, beberapa peserta memang terlihat spontan menjelaskan program kerja. Namun tidak sedikit dari mereka yang terlihat sangat siap memaparkan program kerjanya jika terpilih.

“Ada yang menjawab spontan, ada juga yang sudah prepare. Bahkan ada yang benar-benar menjelaskan program kerjanya secara konkret. Jadi tidak sekadar tujuannya apa, tapi sampai terpikir mau bikin konten atau mau bikin kegiatan,” jelas dia.

Ajeng mengatakan, program kerja bagi Putri Kartini Malang 2021 adalah hal yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, Putri Kartini Malang 2021 terpilih tahun ini bakal punya tantangan tersendiri. Mereka harus bisa mengatasi situasi pandemi dengan meminimalisasi kegiatan tatap muka. Belum lagi kemampuan mereka untuk bisa tetap mengumpulkan seluruh grand finalis untuk mau membantu program kerja Putri Kartini Malang 2021.

Ajeng menyebutkan, beberapa grand finalis Putri Kartini Malang 2021 sudah ada yang diterima di perguruan tinggi negeri di Indonesia. Salah satu dari mereka bahkan ada yang sudah mendapat beasiswa dari University of Toronto, Kanada. Sekalipun sudah menginjakkan kaki ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tetap tidak mengurangi potensi untuk menang.

“Itu nanti tantangan buat mereka sih, seandainya mereka tidak lagi di Malang. Tantangan buat mereka adalah bagaimana caranya mengumpulkan teman-teman tetap guyub, serta supaya program kerjanya berjalan. Tentu mereka punya strateginya sendiri-sendiri,” kata Ajeng.

Meski begitu, perbedaan situasi dengan tahun-tahun sebelumnya membuat kebanyakan tawaran program kerja dari kebanyakan grand finalis menyasar soal pembuatan konten di media sosial.

“Program kerja yang mereka paparkan untuk tahun ini pasti beda karena kondisinya pandemi. Dulu, program kerja Putri Kartini masih bisa bakti sosial atau juga pergi ke suatu tempat. Sekarang kan tidak leluasa pergi ke suatu tempat, jadi mereka lebih banyak mengusulkan soal pembuatan konten,” terang Ajeng.

Untungnya sambung dia, seluruh grand finalis Putri Kartini Malang 2021 sangat melek dengan teknologi. Sehingga, pembuatan konten adalah hal yang biasa. Dia bahkan mengakui bahwa konten-konten di media sosial sejumlah grand finalis terbilang sangat bagus.

“Namanya juga anak zaman sekarang, mereka sangat melek dengan teknologi. Mereka sudah bisa buat konten YouTube dan tiktok sendiri. Semuanya kreatif. Waktu kami meminta mereka buat video profile tentang diri mereka sendiri, editting mereka sudah oke semua,” katanya.

Ajeng mengapresiasi seluruh grand finalis Putri Kartini Malang 2021 kritis dan pintar. Hal itu tampak dari cara mereka menjawab pertanyaan seputar isu-isu terkini. Seluruh grand finalis diuji wawasannya dengan menyampaikan salah satu isu atau berita yang sedang hangat. Kemudian, mereka juga diminta untuk menyampaikan pandangan mereka terhadap isu tersebut.

“Ya memang ada beberapa yang tidak terlalu mengikuti. Tetapi lebih banyak lagi yang mengikuti, bahkan untuk isu-isu yang tidak umum sekalipun. Kebanyakan dari mereka banyak membicarakan soal banjir yang sekarang terjadi dan peristiwa bom,” katanya.

Jawaban-jawaban mereka akan jadi salah satu penilaian juri menentukan siapa yang paling layak menjadi Putri Kartini Malang 2021. Namun, bakal ada penilaian lain yang terkait dengan rangkaian acara terakhir, yaitu pemaparan materi catwalk, sekaligus gladi resik.

Acara yang dihelat hari ini akan jadi rangkaian acara terakhir sebelum malam puncak Putri Kartini Malang 2021, Jumat (9/4) besok. “Dari deep interview, bisa dipastikan semuanya bagus-bagus. Tapi besok kita akan melihat sisi lain mereka, yaitu catwalk. Nanti kita lihat kecepatan mereka menyerap materi itu. Soalnya catwalk ini masuk jadi salah satu penilaian,” tandasnya. (abr/van)