9 Rumah Warga di Blitar Rusak Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan kerusakan beberapa rumah warga. Karena kerusakan tergolong ringan, korban terdampak tidak mengungsi. Foto: Istimewa (Dok BPBD Kab Blitar/detikcom)

Blitar, NewMalangPos – Beberapa rumah warga mengalami kerusakan akibat hujan deras diiringi angin kencang. Korban yang terdampak tersebut tidak mengungsi dikarenakan kerusakan yang dialami tergolong ringan.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Blitar, tempat terdampak bencana hidrometeorologi tersebut terjadi di Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. pada Kamis (21/10/2021), sekitar pukul 16.45 hujan deras mulai turun. Menjelang malam, hujan dengan intensitas tinggi disertai hembusan angin kencang.

“Suara angin sepertinya dari arah barat…sampai terdengar huruk-huruukk gitu. Pas hujannya tambah malam tambah deras,” papar Ana, warga sekitar, dikutip detikcom pada Jumat (22/10/2021).

Baca Juga :  Kreatif! Inovasi Tas Masker Ala Pemuda Blitar Banjir Pesanan

Beruntung rumah Ana berada di lokasi padat permukiman. Sehingga terjangan angin kencang tidak menimbulkan kerusakan. Wilayah timur desa tersebut yang berdekatan dengan areal persawahan menjadi lokasi terdampak paling parah. Puluhan pohon tumbang, beberapa di antaranya menimpa rumah warga.

Data yang masuk ke BPBD Kabupaten Blitar hingga pukul 09.00 WIB, ada 9 rumah warga yang mengalami kerusakan. Di antaranya rumah Murtoyo di RT 6 RW 12. Bagian dapur rusak tertimpa pohon pete.

Selain itu rumah Mujari di RT 7 tertimpa pohon sengon. Selain tertimpa pohon, banyak juga bagian atap rumah warga yang terbawa angin kencang. Terdata rumah milik Sunarsih di RT 6, Misidi warga RT 7 dan Astin Ramini yang berada di RT 2.

Baca Juga :  Viral, Cuitan ‘Mati Corona Ala Madura’

“Di RT 2 ada rumah milik Dodik Prasetyo, kandang kambing dan asbes dapur rusak tertimpa pohon kelapa dan pete. Alhamdulillah tak ada korban jiwa atau korban terluka. Dan 9 rumah terdampak, kategori kerusakannya ringan,” jawab Staff Kedaruratan Pusdalops BPBD Kabupaten Blitar Lukman Rubai.

Karena kerusakan tergolong ringan, rumah terdampak masih layak ditinggali. Lukman menyebut, proses assesment kerusakan akan dikoordinasikan dengan tiga pilar untuk kerja bakti membantu warga terdampak. BPBD Kabupaten Blitar juga telah menyerahkan bantuan sembako ke keluarga korban terdampak.

Baca Juga :  Tenaga kesehatan di Blitar Meninggal Positif Covid Usai Disuntik Vaksin

“Potensi bencana hidrometeorologi masih ada di wilayah Kabupaten Blitar. Kami harap, warga selalu waspada akan bencana dan memitigasi kemungkinan yang berpotensi timbul dari fenomena alam yang terjadi,” pungkasnya.

(fat/fat/dtk/mg8/mg1/mar/nmp)

artikel Pilihan