7 Vitamin dan Mineral untuk Daya Tahan Tubuh Kuat

Beberapa vitamin dapat dikonsumsi untuk daya tahan tubuh yang semakin kuat. Berikut tujuh vitamin dan mineral yang bisa Anda konsumsi. (iStockphoto/yulka3ice/ CNN Indonesia)

Jakarta, NewMalangPos – Sistem imun yang kuat menjadi salah satu kunci untuk melindungi tubuh dari penyakit, termasuk infeksi virus corona penyebab Covid-19. Melansir CNN Indonesia, Rabu (23/6), beberapa vitamin dapat dikonsumsi untuk daya tahan tubuh yang semakin kuat.

Sistem imun sendiri terdiri dari kumpulan sel dan senyawa kimia yang bekerja mempertahankan tubuh dari serangan patogen. Menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat sepanjang waktu adalah kunci hidup sehat.

Mendapatkan daya tahan tubuh yang kuat bisa dilakukan dengan konsumsi makanan bergizi, tidur yang cukup, rutin berolahraga, dan menghindari stres. Selain itu, penelitian juga menunjukkan, berbagai suplemen, termasuk vitamin dan mineral, dapat membantu meningkatkan respons kekebalan tubuh.

Namun, perhatikan bahwa ada beberapa suplemen yang dapat berinteraksi dengan obat tertentu. Jadi, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi vitamin.

Berikut beberapa vitamin dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengutip berbagai sumber.

Baca Juga :  Felix Siauw Ungkap Kronologi Setop Serial Animasi Nussa

1. Vitamin D

Vitamin D merupakan nutrisi yang larut dalam lemak dan berperan penting dalam fungsi sistem imun.

Sebagaimana dilansir Healthline, vitamin D meningkatkan kemampuan sel darah putih untuk melawan patogen dan mengurangi peradangan.

Sayang, banyak orang mengalami defisiensi vitamin D. Kadar vitamin D yang rendah dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan atas.

Penelitian juga mencatat bahwa vitamin D dapat meningkatkan respons terhadap pengobatan antivirus pada orang dengan infeksi tertentu.

Sementara dalam hubungannya dengan Covid-19, vitamin D juga telah banyak diteliti. Ditemukan bahwa asupan vitamin D memberikan dampak positif pada sistem imun dengan mempercepat penyembuhan dan menghentikan peradangan pada sistem pernapasan.

2. Vitamin A

Vitamin A juga dikenal sebagai penangkal infeksi. Vitamin ini biasanya hadir dalam produk hewani seperti ikan, daging, dan susu. Tuna merupakan sumber vitamin A terbaik.

Tak hanya itu, vitamin ini juga bisa ditemukan dalam sejumlah produk nabati seperti wortel, ubi jalar, labu, blewah, dan sayuran berdaun hijau tua.

Baca Juga :  Sonic The Hedgehog Debut di China 31 Juli

3. Folat/ Asam folat

Nutrisi ini sering ditambahkan ke dalam makanan karena manfaat kesehatannya. Untuk mendapatkan lebih banyak folat, Anda bisa mengonsumsi lebih banyak kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau.

4. Vitamin C

Vitamin C merupakan suplemen paling populer untuk melindungi tubuh dari infeksi. Sama seperti vitamin D, vitamin C juga punya peran penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Vitamin ini berfungsi sebagai antioksidan kuat, melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan stres oksidatif akibat paparan radikal bebas. Stres oksidatif dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Selain itu, asupan vitamin C dosis tinggi secara intravena juga telah terbukti memperbaiki gejala pada orang dengan infeksi berat, termasuk sepsis dan sindrom gangguan pernapasan akut akibat virus.

5. Zync

Zync dibutuhkan untuk perkembangan sel imun dan berperan penting dalam respons inflamasi. Zync juga secara khusus melindungi penghalang jaringan dalam tubuh dan membantu mencegah masuknya patogen asing.

Baca Juga :  Kopi pisan, Tiga Signature Tak Tergantikan

Kekurangan zync ditemukan dapat meningkatkan risiko infeksi dan penyakit, termasuk pneumonia. Penelitian menemukan, 16 persen dari seluruh kasus infeksi saluran pernapasan di seluruh dunia disebabkan oleh kurangnya asupan zync.

6. Vitamin E

Seperti vitamin C, mengutip laman Cleveland Clinic, vitamin E juga bisa menjadi agen antioksidan yang kuat untuk membantu tubuh melawan infeksi.

Anda bisa mendapatkan asupan vitamin E dari kacang-kacangan dan biji-bijian.

7. Zat besi

Tugas utama zat besi adalah membantu tubuh membawa oksigen ke seluruh sel-sel tubuh. Zat beso juga berperan banyak dalam proses sistem kekebalan tubuh.

Tubuh manusia pada umumnya lebih mudah menyerap zat besi yang berasal dari produk hewani. Zat besi ditemukan berlimpah pada daging merah (batasi jumlah yang dikonsumsi), daging ayam, ikan sarden, kerang, dan tuna.

Pada produk nabati, zat besi juga dapat ditemukan dalam kacang polong, brokoli, dan kubis.(asr/cnni/ley/nmp)