40 Persen Pendaftar BPUM Tak Miliki Izin Usaha

TERDAMPAK : Pelaku usaha mikro seperti pedagang kerajinan di Alun-Alun Kota Batu jadi salah satu yang terdampak pandemi Covid-19. (NMP/M MANSYUR)

NEW MALANG POS, KOTA BATU – Pelaku usaha mikro di Kota Batu terus bertumbuh. Bahkan semakin menjamur. Namun akibat pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM, pelaku usaha mikro banyak pelaku usaha yang terdampak.

Dengan banyaknya pelaku usaha yang terdampak tersebut, Pemerintah Pusat memberikan suntikan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi mereka. Tapi sayangnya dari total sekitar 4000 pelaku usaha mikro yang mendaftar, hanya 60 persen yang lolos dan mendapatkan bantuan.

Sedangkan yang sisanya harus gigit jari karena pelaku usaha mikro di Kota Batu banyak yang tak memiliki izin usaha. Hal itu disampaikan oleh Pengelola Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Batu, Andri Yunanto.

Baca Juga :  Calon Vaksin Tercatat di P-Care

“Banyaknya pelaku usaha mikro di Kota Batu belum memiliki izin usaha menjadi permasalahan sendiri. Salah satunya banyak pelaku usaha mikro di Kota Batu yang tidak bisa lolos persyaratan BPUM,” ujar Andri kepada New Malang Pos, Senin (23/8).

Ia mencontohkan dari program BPUM tahun lalu ada sekitar 4000 pelaku usaha yang mendaftar. Namun yang lolos hanya persyaratan hanya 60 persen saja. Dengan permasalahan itu, pihaknya memberikan fasilitas pelayanan perizinan melalui aplikasi OSS gratis.

“Untuk layanan perizinan ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro agar bisa mendapat izin usaha (IU) dan nomor induk berusaha (NIB). Yang nantinya dua persyaratan itu bisa dimanfaatkan pelaku usaha mikro mendapatkan BPUM,” terangnya.

Baca Juga :  Komnas Perlindungan Anak Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual pada 15 Siswa Sekolah SPI Kota Batu

Agar bisa mendapat IU dan NIB, persyaratan yang harus dibawa diantaranya foto copy KTP, NPWP (jika ada), BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan (jika ada), memiliki email, dan surat keterangan usaha.

“Untuk bisa ikut, pelaku usaha bisa harus datang sendiri dengan membawa persyaratan ke PLUT Kota Batu. Kami akan memberikan pelayanan mulai pukul 08.00-15.00 WIB sejak 12 Agustus-12 September,” ungkapnya.

Sementara itu, Diskumdag Kota Batu mengusulkan lebih dari 2.800 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ke pemerintah pusat untuk mendapatkan BPUM dalam tahap keempat 2021. Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono menyampaikan bahwa mereka yang lolos akan mendapatkan bantuan Rp 1,2 juta dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Selesaikan Permasalahan Aset

“Saat ini untuk tahap empat masih dalam proses verifikasi untuk menetapkan penerima oleh Pemerintah Pusat. Sesuai ketentuan yang ada,” imbuhnya.

Ia menguraikan untuk penerima bantuan dari tahap 1 lalu ada 2.364 pelaku UMKM. Pada tahap 2 ada 558, dan tahap 3 ada 1024. Sehingga totalnya 3.946 pelaku UMKM di Kota Batu.

Di Kota Batu, berdasarkan data dari Diskumdag Kota Batu untuk jumlah pelaku UMKM mencapai 14.649 orang. Terdiri dari jumlah Usaha Mikro 12.261 unit, Usaha Kecil 2.182 unit dan Usaha Menengah berjumlah 306 unit. (eri)

Pilihan Pembaca