348 Napi Perempuan Bakal Dapat Remisi Lebaran

Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA tetap khusuk mengaji Alquran dalam mengisi ibadah di bulan Ramadan tahun ini.(NMP - M. MANSYUR ADNAN SYURURI)

MALANG – Ratusan warga binaan Lapas Perempuan Kelas II A Malang, diajukan untuk mendapatkan remisi Lebaran tahun ini. Pengajuan sudah diserahkan Kepala Lapas kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan dengan tembusan kepada Kepala Kantor Wilayah Jatim Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

“Ada 348 orang warga binaan yang kami ajukan untuk remisi khusus lebaran tahun ini,” kata Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Malang Tri Anna Aryati kepada New Malang Pos.

Ia menyampaikan, nama yang tercantum dalam 348 orang yang didaftarkan harus memenuhi beberapa kriteria untuk mendapat remisi khusus. Salah satunya sudah menjalani masa hukuman minimal enam bulan.
“Narapidana yang kami ajukan juga tidak sedang menjalani hukuman disiplin,” sambungnya.

Baca Juga :  Pemkot Harus Tetap Tarik Sewa Lahan Pulosari

Anna sapaan akrab Tri Anna Aryati menjelaskan, tidak ada remisi bebas yang diajukan lebaran tahun ini. Remisi hanya ada dua jenis yakni remisi umum yaitu potongan masa tahanan 1-6 bulan, dan remisi khusus yaitu potongan masa tahanan 15 hari sampai dengan dua bulan.
“Untuk remisi yang diberikan waktu Hari Raya Idul Fitri adalah remisi khusus, yaitu potongan masa tahanan selama 15 hari hingga dua bulan,” jelasnya.

Untuk warga binaan yang diajukan remisi ini dari berbagai macam kasus. Lapas Perempuan Kelas IIA Malang kasus narapidana yang didominasi kasus narkoba.
“Ada 80 persen kasus narkoba, yang kemungkinan itu yang mendapatkan remisi nantinya,” ungkap Anna.

Baca Juga :  Kepala SMKN 10 Merasa Dikorbankan

Saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Menkumham RI terkait pemberian remisi kepada para warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang. Berdasarkan jadwalnya remisi tersebut akan diberikan tepat saat Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
“Pengumumannya masih belum keluar dari pusat, kami masih menunggu saja,” pungkasnya.(rex/aim)