newmalangpos
IDENTIFIKASI: Petugas Polsek Kepanjen mengidentifikasi jenazah korban sekaligus meminta keterangan dari pihak keluarga.(NMP-AGUNG PRIYO)
  • Suami Tewas, Istri Patah Tulang Kaki dan Tangan

NEW MALANG POS, MALANG – Nasib nahas menimpa pasangan suami istri (Pasutri) asal Jalan Welirang, Kelurahan/Kecamatan Kepanjen, Jumat (20/11) pagi kemarin. Keduanya jatuh terpeleset dari tebing Sungai Seco di belakang rumahnya.

Akibat kejadian itu, Lebarianto, 69, meninggal dunia. Sedangkan istrinya, Tasemi, 77, harus dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Dia mengalami patah tulang kaki dan tangan sebelah kiri.

“Jenazah setelah dievakuasi oleh warga langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi, dengan alasan menerima kejadiannya sebagai musibah,” ungkap Kapolsek Kepanjen Kompol Yatmo.

Kejadian yang sempat membuat heboh warga ini, terjadi sekitar pukul 06.30. Bermula saat Tasemi menjemur nasi aking di tampah di belakang rumahnya. Kebetulan belakang rumahnya merupakan tebing Sungai Seco.

Ketika sedang menjemur nasi aking itulah, tiba-tiba korban terpeleset sehingga dia jatuh ke tebing. Mengetahui istrinya jatuh dari tebing, Lebarianto langsung berlari dari dalam rumahnya bermaksud untuk menolong.

Namun dia terlalu buru-buru dan kurang hati-hati. Akibatnya Lebarianto juga ikut terpeleset dan jatuh dari tebing. Nahasnya lagi, Lebarianto langsung meninggal dunia di lokasi.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu lantas berdatangan. Mereka mengevakuasi korban dari dasar tebing. Sedangkan sebagian warga lainnya melaporkan ke petugas Polsek Kepanjen.

“Ketika kami datang ke lokasi, kedua korban sudah dievakuasi oleh warga. Istrinya korban Lebarianto juga langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga,” jelas mantan Kapolsek Bantur ini.(agp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here