newmalangpos
  • Tayang Serentak di Bioskop 26 November

NEW MALANG POS, MALANG – Setelah dua tahun lebih dibuat deg-degan dan menanti, akhirnya film berjudul Satu Jiwa untuk Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Darah Biru Arema (DBA) 2 bakal tayang di bioskop di seluruh Indonesia. Setidaknya 50 layar lebar akan menayangkan film yang diproduseri oleh Vicky Arif tersebut pada tanggal 26 November atau Kamis pekan depan.

“Alhamdulillah, setelah dua tahun kami deg-degan dan menanti, karena banyak juga pertanyaan muncul di DM kami, akhirnya film ini tayang di seluruh Indonesia,” ujar Sutradara Film Satu Jiwa untuk Indonesia, Taufan Agustyan.

Film yang dibintangi oleh para pelaku seni di Malang ini sejatinya sudah tayang di bioskop sejak tahun 2018. Akan tetapi, kala itu hanya bioskop di Malang saja yang menayangkan selama sepekan. Dalam kurun waktu tersebut, 10011 lembar tiket terjual.

“Sebenarnya, film ini sudah mau tayang sebelum pandemi. Tapi, karena pandemi, jadi tertunda, karena bioskop juga tutup,” paparnya.

Pemutaran film Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2) didukung Ideosource Entertainment yang sebelumnya sukses lewat film seperti Keluarga Cemara, Gundala, Bebas dan Guru-Guru Gokil.

“Ideosource Entertainment mendukung perkembangan film daerah dan komunitas. Kami yakin sineas daerah punya talenta yang bisa bersaing nasional atau internasional,” ujar Andi S Boediman, CEO Ideosource Entertainment.

Arema FC mengapresiasi film Darah Biru Arema 2. Media Officer Sudarmaji dan Gelandang Vikrian Akbar pun hadir dalam press conference yang digelar secara virtual melalui zoom, Jumat (20/11) sore kemarin.

Mereka berharap film ini memberikan dukungan positif ke Aremania dan para pemain untuk bisa melewati pandemi ini. Apalagi, film tersebut juga bisa mengobati kerinduan bagi pemain maupun supporter yang sudah lama tidak merasakan atmosfir atau gemuruh stadion.

“Ya mari kita birukan bioskop di tanggal 26 November. Ini merupakan kebanggaan tersendiri khususnya baik bagi Aremania, masyarakat Malang dan tentunya Arema FC. Jujur, kami sangat tersentuh dengan pesan moral yang ingin disampaikan di film Darah Biru Arema 2 ini. Jadikan ini sebagai bahan perenungan dan refleksi bagaimana dalam kondisi sulit kita harus dipaksa bertahan demi kebanggaan,” ungkap Sudarmaji.

Cerita film ini menggambarkan kehidupan sehari-hari tiga suporter. Bagaimana mereka menghadapi tantangan hidup ketika PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) memutuskan untuk membatalkan semua pertandingan. Itu membuat mereka menyadari apa arti Arema bagi mereka.

Berangkat dari semangat film Darah Biru Arema 1 (2014) bahwa film ini adalah karya film dari semangat lokal yang tetap mengusung semangat kebersamaan, dan tetap fokus pada tema kehidupan suporter terutama Aremania.

Kehadiran film produksi Paradise Picture yang berkolaborasi dengan Equator Cinema, Kamera Malang, Profil Image Studio dan Tagarap Digital Creator di bioskop ini,  diharapkan bisa menjadi angin segar bagi para penggemar film Indonesia sekaligus para Aremania yang rindu menyaksikan pertandingan klub kesayangan di stadion.

“Film Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2) menjadi sebuah karya nyata dari konsep kolaborasi yang dilakukan beberapa komunitas serta start up di Malang,” ujar Vicky Arief, produser film Satu Jiwa Untuk Indonesia. (ley)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here