new malang pos
HARUS TERSENYUM: Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Subur Hutagalung (depan baju putih) bersama stafnya siap memberikan pelayanan terbaik dan selalu senyum dan bersikap ramah.( NMP-IST)

NEW MALANG POS, MALANG – Melayani Dari Hati. Tiga kata itulah yang menjadi motto Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang. Dengan motto tersebut, seluruh pegawai tidak boleh mengeluh dan tetap tersenyum serta ramah. Mereka juga wajib memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Zaman sudah berbeda. Tidak ada pelayanan yang lelet. Pegawai harus memberikan pelayanan terbaik. Harus tersenyum saat melayani meskipun kondisinya lelah,”ucap Kepala DPMPTSP Kabupaten Malang Subur Hutagalung.

Sebagai abdi masyarakat, memberikan pelayanan terbaik adalah sebuah kewajiban. Tidak hanya sekadar di permukaan, tetapi juga dari dalam. “Karena itulah kami bersama staf sepakat memberikan pelayanan dari hati,” katanya.

Karena pelayanan yang maksimal, DPMPTSP Kabupaten Malang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Aparatur Negara (Kemenpan) tahun 2019 lalu. Yakni sebagai rule model kategori penyelenggaraan pelayanan publik.

“Penghargaan kami dapat karena dalam memberikan pelayanan kami tidak bertele-tele. Apalagi terkait perizinan. Kalau berkas pengajuan pemohon lengkap, perizinan langsung diproses,” ujarnya.

Subur menambahkan, kepada seluruh staf dia juga menekankan 3S, yakni senyum, sapa dan salam. Alasannya karena dia ingin menciptkan suasana kerja yang ramah. Tidak hanya antar pegawai, tetapi juga pemohon.

Terkait masalah perizinan, DPMPTSP terus melakukan inovasi. Terbaru adalah menciptakan aplikasi khusus perizinan yang kini sedang dikerjakan. Targetnya akhir tahun nanti sudah selesai dan dapat digunakan. Namanya Si Padu, yaitu singkatan dari Sitem Pelayanan Terpadu.

Melalui Si Padu, perizinan dapat diajukan secara online. Pemohon cukup membuka aplikasi dan memilih izin apa yang akan diajukan. “Di kolom perizinannya sudah jelas syarat apa saja yang harus dipenuhi. Sehingga memudahkan mereka untuk memproses dan tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor DPMPTSP,” urainya.

Menariknya lagi, melalui Si Padu ini pemohon juga dapat mengecek sampai mana perizinannya diproses. Dalam aplikasi juga ada ruang bertanya proses perizinan, sehingga semuanya transparan dan terbuka.

Sementara untuk program tahun 2020 dikatakan Subur sudah berjalan sesuai rencana. Dia memang tak menyebutkan angka kesadaran masyarakat mengurus perizinan. Tapi diakui dari tahun ke tahun, kesadaran masyarakat terus meningkat.(ira/agp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here