NMP
AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.
  • Balita Bululawang Hilang Misterius

NEW MALANG POS, MALANG – Hilangnya balita berusia 1 tahun warga Gang Makmur, Desa/Kecamatan Bululawang ini, menjadi atensi serius polisi. Bahkan Satreskrim Polres Malang memastikan turun tangan. Pasalnya hingga hari keenam kemarin, keberadaan Bagus Setya Ramadhan belum ada titik terang.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, hilangnya balita Bululawang itu menjadi atensi serius. Polisi telah menerjunkan tim untuk menyelidiki hilangnya balita tersebut.

“Sudah kami bentuk tim pencarian. Kasus hilangnya balita itu diback up Satreskrim Polres Malang. Semoga segera ada titik terang keberadaannya,” jelas Tiksnarto.

Disinggung apakah korban diculik, Tiksnarto belum berani berasumsi. Karena saat ini anggota masih mendalami dan menyelidikinya. Hasil penyelidikan di lapangan akan dievaluasi.

“Saya tidak berani mengatakan itu (diculik, red), karena tidak ada saksi yang mengetahui. Fokus kami sekarang adalah menyelidiki kasusnya dengan mencari keterangan saksi,” ujarnya.

Bagus Setya Ramadhan, dikabarkan hilang pada Jumat (16/10) lalu. Hilangnya anak pasangan Danang dan Titin tersebut ada dua kemungkinan. Pertama hanyut di sungai dekat rumah dan diculik orang.

Polisi bersama PMI Kabupaten Malang serta relawan langsung melakukan pencarian saat itu. Sasaran pencarian pertama adalah aliran sungai. Namun setelah beberapa hari dilakukan pencarian, tidak ada titik terang korban hanyut. Saksi yang mengetahui korban hanyut juga tidak ada.

Kabar hilangnya Bagus ini, juga langsung viral di media sosial Facebook. Ada dugaan bahwa Bagus hilang karena diculik. Namun dugaan ini sedang didalami polisi, lantaran juga tidak ada saksi yang melihat.

Sementara, kronologis hilangnya Bagus Tyo Ramadhan ini, bermula ketika dia bersama saudara kembarnya Bagas, ikut bermain dengan kakeknya, Suparli, 60. Jumat siang sekitar pukul 13.30, mereka pergi ke rumah tetangganya yang berjarak 5 meter.

Ketika di rumah tetangganya, kakeknya masih melihat cucunya bermain di lantai depan kamar mandi. Setelah itu Bagus sempat keluar rumah. Kemudian masuk ke dalam rumah dan mendekap punggung kakeknya.

Tak lama kemudian, Bagus keluar rumah lewat pintu belakang. Suparli menduga kalau cucunya pulang ke rumahnya. Tetapi selang tiga menit kemudian, ketika ditanyakan pada orangtuanya korban ternyata tidak pulang.

Saat itulah kabar hilangnya Bagus Tyo Ramadhan, membuat geger warga sekitar. Mereka kemudian melaporkan ke Polsek Bululawang. Tim SAR Kabupaten juga datang ke lokasi. Petugas mencari tubuh korban di aliran sungai yang melintas perkampungan, namun tidak ditemukan.(agp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here